Plastik Berbayar Berlaku, Banyak Warga Belum Tahu

10
Jpeg
Penggunaan kantung plastik sebagai pembungkus di supermarket.

Palembang, BP

Kebijakan kantung plastik berbayar mulai diterapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) di Palembang, Minggu (21/2).

 

Masyarakat yang berbelanja dikenakan biaya tambahan Rp200 untuk penggunaan kantung plastik di swalayan ataupun minimarket. Meskipun kantung plastik berbayar sudah gencar disosialisasikan baik melalui media cetak maupun elektronik, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hal tersebut.

 

Seperti Ani, ibu rumah tangga yang sedang berbelanja di Foodmart Palembang Icon Mall, mengatakan, ia tidak mengetahui kalau saat ini kantung plastik harus beli. “Kalau kantung plastik beli, uang yang kita bayar Rp200 itu diapakan. Setidaknya pemerintah juga menjelaskan uang yang kita bayar akan diapakan agar kita tahu tujuannya selain mengurangi limbah plastik uangnya untuk apa?” ujarnya.

 

Hal yang sama juga terjadi di Hypermart, Palembang Indah Mall. Iren yang sedang berbelanja di Hypermart mengakui, belum tahu kalau mulai diberlakukan hari ini (kemarin) kantung plastik berbayar. Maka ke depan ia berencana membawa tas belanjaan dari rumah saja.

Baca Juga:  Sumsel Rendah Gizi Buruk

 

Sedangkan Fran yang sedang belanja di Alfamart yang ada di ruko Palembang Square mengatakan, ia sudah mengetahui kalau kantung plastik berbayar mulai diberlakukan. Ia mendukung program pemerintah tersebut. Dengan begitu masyarakat akan berpikir ulang untuk menggunakan kantung plastik.

 

“Untuk tahap awal Rp200 per kantung masih normal. Ke depan kalau bisa dinaikkan jadi Rp1.000 agar masyarakat berpikir berkali-kali untuk menggunakan kantung plastik, sehingga sampah plastik bisa berkurang,” ujar mahasiswa Universitas Sriwijaya ini.

 

Harga satu kantung plastik baik kecil maupun besar Rp200. Selain kantung plastik, peritel juga menyediakan tas belanja dengan harga yang bervariasi di kisaran Rp5 ribu hingga Rp50 ribu.

Baca Juga:  Kemana Walikotaku?, Ruang Terbuka Hijau Dipenuhi Iklan Rokok

 

“Kami terus menginformasikan kepada konsumen tentang kantung plastik berbayar ini. Konsumen bebas memilih mau beli kantung plastik seharga Rp200 atau membawa kantung belanjaan sendiri dari rumah. Jika tidak mau beli dan tak membawa kantung sendiri boleh diletakkan di troli untuk dibawa ke mobil atau kendaraannya,” ujar Supervisor Foodmart Palembang Icon Mall Asep Iming Musa.

 

Store Manager Hypermart Lippo Plaza Jakabaring Theresia mengatakan, Hypermart menyambut baik dan mendukung program pemerintah untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah plastik.

 

“Penjualan dari plastik berbayar ini nantinya akan dipakai untuk mendukung program lingkungan hidup. Selama ini Hypermart juga sudah menggunakan plastik yang ramah lingkungan. Selain kantung plastik, kita juga menyediakan tas belanja daur ulang dengan harga terjangkau,” ujarnya.

 

Sedangkan Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Solihin mengatakan, konsumen yang menginginkan kantung plastik belanja nantinya akan diarahkan untuk membeli tas belanja dari bahan daur ulang agar bisa digunakan berkali-kali.

Baca Juga:  Bolos, Pelajar Habiskan Waktu di Warnet

 

“Jika konsumsen tidak membawa tas atau kantung plastik sendiri maka akan dikenakan biaya tambahan Rp200 ribu untuk satu kantung plastik. Saran kami memang sebaiknya menggunakan tas belanja dari bahan daur ulang. Memang dari segi harga mahal, namun keuntungannya bisa digunakan berkali-kali,” ujarnya.

 

Sementara itu di Indomaret, kantung berbayar belum diberlakukan. “Indomaret belum memberlakukan plastik berbayar karena baru hari ini diterapkan maka besok (hari ini-red) kita baru akan rapat. Meskipun begitu Indomaret sudah memasang selebaran di kasir bahwa untuk kantung plastik akan dikenakan biaya Rp200 dan untuk penerapannya akan diinfokan lebih lanjut,” ujar Development Manager Indomaret Cabang Palembang Antonius Budi. #ndi

Komentar Anda
Loading...