Unggul Pengalaman, SFC Redam PS TNI

12

sfc2Palembang, BP

Sriwijaya FC meraih kemenangan kedua di babak penyisihan Grup A Piala Piala Bhayangkara. Kali ini, Laskar Wong Kito menumbangkan PS TNI 2-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (20/3) sore.

Dua gol SFC dicetak Yohanis Nabar menit ke-62 dan Alberto Goncalves menit ke-79. Sementara gol balasan PS TNI dilesakkan Guntur menit ke-87 lewat titik putih.

Dengan hasil ini, SFC semakin kokoh di puncak klasemen Grup A dengan mengantungi enam poin, hasil dari dua kemenangan. Sementara PS TNI berada di dasar klasemen, karena belum mengantungi satu poin pun.

Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan usai pertandingan mengatakan, timnya dibuat kesulitan di babak pertama, lantaran PS TNI menerapkan pressing ketat. Tim lawan rapat menutup pertahanannya sehingga membuat SFC kesulitan mencetak gol. “Tapi pemain kita terus bekerja keras, mereka tak kenal menyerah,” ujarnya.

Di babak kedua, menurut dia, pelatih Benny Dollo menginstruksikan untuk mengubah gaya bermain. Bendol jeli melihat celah di jantung pertahanan PS TNI.

Guna membidik kelemahan tersebut, pergantian pemain dilakukan. Bayu Gatra ditarik keluar untuk digantikan Yohanis Nabar.

Baca Juga:  SFC Tekuk PSGC

Hasilnya langsung terlihat. Pemain asal Papua itu berhasil mencetak gol pemecah kebuntuan di menit ke-62. Gol pemain berusia 24 tahun itu membakar semangat rekan-rekannya. Berkat gol cantik Anis, punggawa Laskar Wong Kito memegang kendali permainan.

“Hingga akhirnya gol kedua dicetak Beto, ini menjadi kemenangan kedua dan itu sangat baik bagi SFC. Hasil ini tentu kami syukuri, tapi pemain tidak boleh berleha-leha. Perjalanan masih panjang. Ada dua pertandingan lagi yang mesti dimainkan. Posisi kami tidak tepat bila dikatakan sudah aman,” jelasnya.

Kapten Tim SFC Achmad Jufrianto menambahkan, musuh utama timnya adalah jadwal padat. “Seperti kami katakan sebelumnya, musuh utama SFC di turnamen ini adalah jadwal yang sangat padat, kelelahan sangat terlihat,” ucapnya.

Mantan pemain Persib ini juga berpendapat, satu hal yang menyebabkan timnya bisa menang dari PS TNI karena unggul pengalaman.

“Tanpa bermaksud merendahkan pemain lawan, tetapi materi pemain SFC jauh lebih berpengalaman dan keunggulan itu kami maksimalkan di babak kedua,” katanya.

Pelatih PS TNI Judan Ali mengatakan, dirinya baru menangani PS TNI satu pekan. Itu bukanlah waktu yang ideal untuk bisa melakukan sentuhan guna mengangkat performa tim.

Baca Juga:  Airlangga Selamatkan Sriwijaya FC

“Saya baru menangani tim ini kurang dari seminggu, tentu bukan sebuah waktu yang cukup untuk persiapan,” ujarnya.

Meski kalah tipis, PS TNI beberapa kali memperoleh peluang. Bahkan ia menilai timnya layak dapat penalti, karena beberapa kali pemain SFC melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

“Seharusnya ada penalti lain yang kami peroleh di laga ini. Namun saya senang karena tim ini menunjukkan karakter, determinasi dan perlu diingat mereka masih sangat muda,” jelasnya.

Menurut gelandang PS TNI Legimin Raharjo, pertandingan timnya melawan SFC sebenarnya cukup berimbang. Namun SFC jauh lebih efisien dalam memanfaatkan peluang.

“Itu karena mereka lebih pengalaman, mereka menunggu terlebih dulu dan menyerang dengan penyelesaian yang lebih baik,” tandasnya.

Pegang Kendali

Di laga ini, PS TNI memberikan ancaman pertama saat laga memasuki menit kesembilan melalui tendangan bebas Wawan Febrianto. Namun bola masih melebar ke sisi kanan gawang Sriwijaya FC.

Pada menit 21, giliran SFC yang mengancam lewat sundulan Alberto ‘Beto’ Goncalves. Tapi belum menemui sasaran. Menit 32, pemain PS TNI Mahati Lestulen nyaris gol bunuh diri saat menghalau sepak pojok SFC.

Baca Juga:  Awas ‘Free Kick’ Ismed Cs

Di awal babak kedua, kiper PS TNI Dhika Bhayangkara melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Dari ancaman Beto yang dimentahkan di menit 45 hingga penyelamatan atas tendangan bebas Yu Hyun Koo di menit 50.

Pada menit 64, SFC akhirnya bisa memecah kebuntuan melalui gol Anis Nabar. Usai menerima umpan, Anis Nabar langsung melepas tembakan keras yang tidak bisa dihalau Dhika Bhayangkara.

Tertinggal, PS TNI coba bermain lebih menekan demi menyamakan kedudukan. Tapi belum membuahkan hasil. PS TNI justru kembali kebobolan di penghujung laga. Tepatnya lewat aksi individu Beto di menit 78.

PS TNI hanya bisa memperkecil ketertinggalan di menit 87 melalui tendangan penalti. PS TNI mendapat hadiah penalti yang mampu dimaksimalkan dengan baik oleh eksekutor Guntur Triaji.

Tidak ada gol tambahan tercipta di waktu tersisa. Skor 2-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC bertahan hingga laga berakhir. # zal

Komentar Anda
Loading...