Leher Dikalungi Celurit, Mahasiswi Serahkan Handphone
Palembang, BP
Naas dialami Dwi Oktariani (18) mahasiswi Stikes Bina Husada yang harus mengalami luka robek di jari tangan kirinya usai menjadi korban perampokan. Tak hanya itu, warga Jalan Kapten Abdullah Nomor 30, RT 10, RW 03, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang ini pun terpaksa harus merelakan handphone merk Samsung grand duos yang juga dirampas pelaku
Kepada petugas, Dwi mengungkapkan bahwa kejadian yang menimpanya tersebut bermula saat dirinya baru pulang dari kuliah dan hendak pulang menggunakan angkot jurusan Ampera-Plaju. Tepat dijalan A Yani tepatnya didepan kampus Bina Dharma dirinya mengeluarkan handphone dengan maksud hendak SMS ke salah satu dosennya. Seketika itu pula, bagian lehernya sudah dikalungi sebilah celurit.
“Saya itu mau SMS dosen, waktu ngeluarin handpone tiba-tiba celurit sudah dileher saya pak dan pelaku meminta untuk menyerahkan handphone itu. Awalnya saya kira ada orang yang bercanda, jadi saya toleh ke belakang dan sempat melihat wajahnya. Saya sedikit memberontak dan berusaha melepaskan celurit tersebut, pelaku marah dan menyabetkan celurit tersebut sampai jari kelingking saya luka,”ungkapnya saat melapor ke Mapolresta Palembang, Senin (14/3). #bel