
Palembang, BP
Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin menyaksikan gerhana matahari total (GMT) di atas Jembatan Ampera yang telah ditutup dari lalu lintas jalan sejak pukul 00.00, Rabu (9/3).
Gubernur didampingi mantan Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum KOI Mudai Maddang, Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki, Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda, Kapolda Sumsel Djoko Prastowo, Walikota Palembang Harnojoyo, dan pejabat SKPD lingkungan Pemprov Sumsel serta instansi vertikal lainnya.
Sebelumnya, gubernur menyempatkan diri terlebih dahulu untuk salat subuh berjamaah di Masjid Agung Palembang. Pada pukul 05.30 dirinya langsung menuju Jembatan Ampera.
Turut hadir keluarga gubernur, istri Hj Eliza Alex Noerdin, anak sulungnya Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dodi Reza Alex beserta istri, Thia Yudafa, dan anak kembarnya, Aletta dan Attalie Alex.
Fase pertama gerhana dimulai pada pukul 06.20 saat pancaran sinar matahari mulai terbit di ufuk timur. Lewat dari 06.20 masuk fase 1, matahari mulai tertutup oleh bulan. Penutupan total terjadi pada pukul 07.20 yang bertahan selama 1 menit 50 detik. Gerhana berakhir pada 08.20.
Namun sayang, ribuan masyarakat kecewa karena sebagian besar fase proses GMT tertutup oleh awan dan asap dari cerobong pabrik pupuk PT Pusri.
Gubernur menyampaikan rasa syukurnya selepas menyaksikan GMT. “Alhamdulillah kita semua sudah menyaksikan GMT di Jembatan Ampera ini selama 1 menit 53 detik. Ini adalah fenomena alam kebesaran Allah yang patut kita syukuri. Allah memberikan rahmat ke sumsel, dan kita diberi kesempatan untuk mengembalikan Kejayaan Sriwijaya. Mari bangun Sumsel menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tuturnya. #idz