Kampung Al Munawar Terus Berbenah Hadapi GMT

9
DSCN4223
Persiapan GMT di Kampung Al Munawar, Senin (7/3).

Palembang, BP
Panitia terus mematangkan persiapan acara Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016 di Palembang di Kampung Arab , Al Munawar 13 Ulu, Palembang, Senin (7/3).
Pengamatan di lokasi, hal yang dilakukan mulai dari melakukan pembersihan di kawasan 13 Ulu Palembang dari sungai hingga pemukiman warga, termasuk persiapan klinik pengobatan yang berada di perkampungan tersebut karena tempat ini memang dijadikan lokasi para turis untuk menyaksikan GMT di Palembang. Rencananya ada 12 negara yang hadir ke Palembang.
Ketua RT 24, Rw 02, Kelurahan 13 Ulu, Palembang,  Muhammad  mengatakan menyambut GMT pihaknya sudah siap,” Yang pasti di sini kita akan lakukan shalat gerhana dilanjutkan hiburan gambus karena kita akan buat panggung di lapangan ini,” katanya.
Dia belum tahu apakah turis-turis asing akan memantau GMT di kampung Al Munawar atau tidak karena dia belum mendapatkan kabar dari pihak terkait,” Mungkin siangnya turis-turis itu datang ke sini setelah shalat gerhana di sini,” kami siap menyambut mereka , ” katanya ketika di temui di klinik di kampung Al Munawar, Senin (7/3).
Dia mengakui kalau pihak PU Cipta Karya membangunkan dua teras di deket masjid arah belakang menuju Sungai Musi di Kampung Al Munawar.
” Klinik kita siapkan juga untuk sambut GMT, sehari ini sudah kita siap-siapkan ini dari Dinkes Sumsel sudah datang,” katanya.
Untuk itu mereka sudah tiap minggu melakukan pembersihan di kampung Al Munawar ini.
” Kalau jumlah pengunjung datang ke sini saya belum tahu,” katanya.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin secara mendadak berkunjung ke Kampung Al Munawar 13 Ulu, Minggu (6/3) siang.
Alex didampingi istri Hj Eliza. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat secara langsung kesiapan
Kampung Al Munawar menjadi salah satu tempat salat bersama saat Gerhana Matahari Total, Rabu (9/3) lusa.
Kampung Al Munawar adalah salah satu permukiman keturunan Arab Yaman yang datang ke Palembang dua ratusan tahun silam.
Di kampung tersebut, Alex disambut anak-anak, ketua RT setempat dan Habib Muhammad. Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo juga ikut menyambut dan mendampingi gubernur.
Selama kunjungan singkat sekitar 30 menit itu, Alex melihat ke pinggir Sungai Musi, masuk ke rumah warga dan mencicipi kopi buatan warga setempat di salah satu rumah tertua.
“Hmm lemak kopinyo. Kuenyo jugo lemak. Boleh dak kalu aku sore-sore ngopi di sini,”ujar Alex bergurau kepada Habib Muhammad.
Kue yang dimakan Alex dan Ibu Eliza adalah Ka’ak, penganan khas Arab, semacam biskuit terbuat dari terigu, kelapa disangrai, telur ayam kampung, cengkeh, kapulaga dan minyak samin.
Sambil menikmati suguhan kopi dan kue, Alex berpesan agar pemilik rumah dan warga sekitar menjaga kebersihan rumah.
“Lantai keramik kan sudah ratusan tahun sebaiknya dirawat. Mobil jangan diparkir di sini,”kata Alex menunjuk mobil yang diparkir di teras rumah.
Gubernur mengatakan sebaiknya Pemkot Palembang bisa mengemas paket Kampung Arab seperti di Kampung Al Munawar, Assegaf juga Kampung Kapitan ke wisatawan.
“Ini kan heritage kita. Harus dilestarikan. Harus bersih. Sajikan kopi yang enak tadi, nasi kebuli dan histori tentang kampung ini. Mestinya tokoh-tokoh Arab terlibat dan juga berpikir tentang ini,”ujar Alex yang mengaku gregetan dengan perkembangan pariwisata Kota Palembang.
Alex bersyukur Sungai Musi sudah ditetapkan menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia
Untuk itu, ia meminta Pemkot Palembang dapat mengimbangi kerja provinsi memajukan pariwisata Palembang khususnya.
Menyambut Gerhana Matahari Total pada 9 Maret, Alex mengajak seluruh warga Palembang agar dapat memanfaatkan momen 350 tahun sekali ini dengan sebaik-baiknya.
“Kita satu-satunya ibukota provinsi yang dilintasi GMT. Silakan merayakan fenomena alam ini. Bagi yang muslim silakan solat gerhana. Silakan juga ramai-ramai melihat GMT yang dipusatkan di Ampera ndan BKB. Waktunya hanya satu menit 50 detik dalam kisaran dua jam.
Ikuti aturannya dengan kacamata khusus atau alat lain,”kata Alex yang mengaku juga sudah siap dengan kacamata khusus.#osk

3 Lampiran
Baca Juga:  Masyarakat OKU Timur Silaturahmi Halal Bihalal Bersama Gubernur Herman Deru
Komentar Anda
Loading...