Ribuan Hektar Sawah Diserang Hama Wereng

18
DSC_5542 copyBanyuasin, BP
Petani Pulau Rimau ketakutan, hama wereng menyerang  ratusan hektar sawah mereka, gagal panen pun mengancam.
Sugiono (25), salah satu petani di Kelapa Dunia, menyebutkan hama wereng menyerang padi petani yang berusia dua bulanan. Padahal, petani menargetkan panen dilakukan akhir Maret nanti.

“Padinya jadi kerdil akibat hama wereng. Padi tidak berbuah karena ulat membuat buah jadi gosong. Kami sebagai petani rugi sekali mas,” kata Sugiono.

Dia mengaku sudah menghabiskan 10 botol pestisida untuk membasmi hama wereng tersebut hanya saja tidak berhasil karena ulat kembali menyerbu sawah pertanian milik petani di Desa Kelapa Dua. “Karena musim hujan ini mas, percuma disemprot begitu,” kata dia.

Baca Juga:  Para Korban Selamat, Pajero Sport Terjun Ke Sungai di Banyuasin

Dikatakan dia, ada dua wilayah pertanian di Kelapa Dua. Yakni di wilayah trans dan seberang trans, namun di kawasan seberang trans petani sudah mulai panen. “Mungkin pegaruh bibit juga, karena mereka di sana malah sudah panen,” kata dia.

Jika hama wereng tidak juga diberantas, bisa jadi petani akan mengalami kerugian besar karena di dalam hamparan 1 hektare sawah itu petani hanya mendapatkan tidak sampai 20 kuintal gabah.

Baca Juga:  Irigasi Anjlok, Ratusan Hektar Sawah Terancam Fuso

“Untuk itulah kami butuh bantuan dari pemerintah mas bagaimana caranya untuk memberantas hama wereng karena sudah sangat mengganggu,” kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Banyuasin Syaiful Bakhri melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Sarjono meminta petani di Desa Kelapa Dua mengajukan permohonan bantuan anti hama ke Distanak Banyuasin.

Baca Juga:  Kodam II Sriwijaya Targetkan Perluasan Sawah TA 2018 Seluas 2.219 Ha

“Laporkan ke UPTD Pertanian agar nanti bisa kami bantu pestisida. Apa pun keluhan petani kami akan bantu terutama masalah hama karena Banyuasin menargetkan 1,4 juta ton gabah di tahun ini, jadi seluruh ancaman yang bisa menyebabkan gagal panen bisa kami tanggulangi,” kata dia. #mew

Komentar Anda
Loading...