Diduga Bocor, Kapal Bawa Puluhan Orang Tenggelam

31
Timsar melakukan pencarian korban Kapal KMP Refelia II yang tenggelam di Selat Bali, Banyuwangi, Jumat (4/3). KMP Rafelia II yang beroperasi dari Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Pelabuhan Ketapang, tenggelam di Selat Bali sekitar pukul 13.10 WIB. ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya/foc/16.
Timsar melakukan pencarian korban Kapal KMP Refelia II yang tenggelam di Selat Bali, Banyuwangi, Jumat (4/3). ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya

Banyuwangi, BP

Kecelakaan laut terjadi di perairan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (4/3), sekitar pukul 13.10. Kapal LCT Revalia tenggelam diduga mengalami kebocoran.

Peristiwa tenggelamnya kapal LCT Ravelia 2 yang bergerak dari Gilimanuk menuju Ketapang mengangkut dua unit truk besar, satu unit pick up, empat unit tronton, 18 unit truk sedang, dan empat kendaraan kecil total 25 unit.

Dalam musibah ini sebanyak 71 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim Basarnas.

“Sebanyak 71 penumpang sejauh ini berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim Basarnas dari Jembrana Bali dan Posal Gilimanuk Bali, 2 KAL TNI Angkatan Laut, nelayan dan 1 perahu karet dari Lanal Banyuwangi serta beberapa instansi lainnya,” ujar Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman, dalam siaran pers kepada detikcom, Jumat (4/3).

Baca Juga:  Kapal Tanker Tabrak Jukung di Sungai Musi

Tidak ada informasi total keseluruhan penumpang di kapal yang nahas tersebut. “Para korban yang mengalami luka ringan mendapatkan perawatan medis ke rumah sakit terdekat,” imbuh Maman.

Sementara itu, Komando Armada Wilayah Timur (Koarmatim) mengerahkan dua kapal perangnya untuk mengevakuasi para korban. Dua KRI yang turun untuk bantu evakuasi ialah KRI Badik-623 dan KRI Pulau Raas-722.

Baca Juga:  GIGI Meriahkan Lombok Barat Beach Festival 2016

“Dua KRI berangkat menuju lokasi terjadinya kapal tenggelam yaitu Kapal Rafelia 2 yang akan melakukan pelayaran dari Gilimanuk, Bali menuju Ketapang, Banyuwangi,” ujarnya.

Yayan, sopir truk asal Bandung, mengaku berada di kapal bersama rombongannya. Mereka membawa 16 tronton. Dari Gilimanuk ke Ketapang, kondisi kapal baik-baik saja.

“Pas di tengah (perairan) kapal miring ke kanan. ABK memperingatkan, kami disuruh siap-siap memakai pelampung,” kata Yayan kepada detikcom di dermaga Ketapang.

Baca Juga:  Lomba Cover Lagu Daerah Sumatera Selatan Membludak

Memasuki perairan Ketapang, kapal kian miring. “Kami disuruh mengambil pelampung. Diperingkatkan jangan meloncat, tapi naik ke bagian kapal yang belum tenggelam atau mengikuti (tahap-tahap) tenggelamnya kapal,” papar Yayan.

Ketika kapal benar-benar sudah tenggelam, para penumpang langsung dievakuasi. Yayan sendiri dievakuasi oleh nelayan.

Saat ini, Yayan dan puluhan korban selamat berada di kantor ASDP. Sementara polisi, TNI AL, ASDP, dan pihak-pihak terkait berkoordinasi untuk memastikan jumlah penumpang. Diperkirakan, ada 71 penumpang dan ABK dalam kapal tersebut. #edo

Komentar Anda
Loading...