Pembangunan LRT dan Tol Palindra Pertama di Indonesia

Palembang, BP
Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Alex Noerdin memastikan kalau pembangunan jalur light rail transit (LRT) di kota Palembang sudah mencapai 4,12 persen .
“Yang paling sulit itu penentuan letak tiang, kalau sudah selesa. Karena itu harus koordinasi. Ada yang bangun fly over, Bina Marga, dan sebagainya. Kalau letak tiang ini selesai, cepat sekal. Liat aja itu nanti, kan masang atas tinggal sudah dibuat,” kata Gubernur usai rapat Paripurna DPRD Sumsel, Jumat (4/3).
Sedangkan pembangunan LRT yang agak lambat, menurutnya, pemasangan tiang pancang di Sungai Musi yang jaraknya hampir 400 meter dan itu harus dilakukan secara hati-hati dan itu memakan waktu yang lama.
Pembangunan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra), dia menilai dari 22 Km, ternyata 17 Km rawa, “Mereka menggunakan teknologi yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia yaitu teknologi vaccum, kalau di Cina sudah sering oleh karebna itu ada ahli dari Tiongkok yang mengawasi,” katanya.
Karena ini merupakan teknologi pertama jalan tol di atas rawa, banyak dosen dan mahasiswa Fakultas Thnik Indonesia belajar di Palembang.
“Jadi LRT dan jalan Tol Palindra itu ada masing-masing LRT pertama di Indonesia nanti, insya allah dan jalan tol pertama menggunakan teknologi vaccum,” katanya.osk