Kado Spesial di Tahun Kabisat
BAGI orangtua, kelahiran seorang anak sebagai buah hati adalah momen yang ditunggu. Namun momen ini sangat langka karena momen milad hanya jatuh setiap 4 tahun sekali.
Tepat di tanggal 29 Ferbuari pukul 03.30 pagi, menjadi kado terspesial bagi pasangan Suami istri Patriot Muslim (28) beserta sang Istri Witri Novita (28).
Pasalnya, kelahiran sang anak menjadi hal yang amat istimewa, karena angka kelahiran sangatlah langka.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan tanggal 29 Februari hanya muncul 4 tahun sekali di setiap penangalan matahari (asamsiyah).
Bayi berjenis kelamin laki- Laki yang lahir denfan berat badan 32 gram dan panjang badan 48 cm melalui persalinan normal.
Sang ibu, Witri, berujar bila tidak ada sama sekali rencana kelahiran akan dilakukan tepat tanggal 29 Februari atau tahun kabisat sekarang.
“Nggak ada niat sekali, tapi gimana udah lahirnya gini. Sekarang tinggal mikir kasih penjelasan ulang tahunnya gimana, ” tuturnya Witri dengan senyum bahagianya, Senin (29/2).
Witri yang saat itu menggunakan pakaian daster hijau yang terlihat sudah sehat pasca melahirkan normal. Dirinya mengatakan dengan tanggal kelahiran yang unik, membuat ia berencana menamakan sang anak dengan tanggal kelahirannya. Bersama sang suami, ia tengah memikirkan untuk menambahkan kata kabisat di nama sang anak.
“Belum ada nama sekarang, tapi tadi udah ngomong buat masukin nama kabisat, mungkin Ahmad Kabisat. Bagus nggak ya,” katanya.
Untuk sekarang, Witri beserta sang bayi masih dirawat di ruangan Instalansi kandungan rawat inap (IRNA) B kamar no 8 RSUD dr Moehammad Hoesin Palembang.
Witri berharap sang anak ketika besarnya bisa menjadi seorang dokter yang hebat. “Mau nya besar nanti bisa bekerja di bidang kesehatan, soalnya saya seorang bidan, setidaknya ikut jejak ibunya juga, ” pungkasnya
Kebahagiaan atas dengan kedatangan buah hati di momen kabisat juga dirasakan oleh pasangan suami istri Khusnul Yakin dan Siti Marwah yang melahirkan putranya pada pukul 01.15 dinihari dengan berat 3.500 gram dan panjang 51 cm di RS Pelabuhan Palembang.
Di Rumah Sakit yang sama, juga lahir seorang putri pasangan M Sopyan dan Nurmayeni yag lahir pada pukul 11.15 dengan berat 3800 gram dan panjang 49 cm. Kedua bayi tersebut lahir dengan normal dengan dibantu persalinan oleh dr Fariantono SPoG.
Berdasarkan pantauan BeritaPagi, persalinan dimomen kabisat ini juga ada di RS Bunda dengan lahir dua orang. Sementara di RS Siloam Sriwijaya tercatat belum ada.
Lantas bagaimana kehidupan mereka yang memiliki lahir di moment ini. BeritaPagi kemudian melakukan perbincangan dengan Mustafa (50).
Menurutnya, tak ada yang berbeda dengan momen ini, karena momen ulang tahun hanya diekspresikan dengan keluarga besarnya baik itu anak, istri, menantu dan cucunya.
“Dulu Kakek lahirnya di dukun. Ya, gak ada ulang tahun-ulang tahunan. Paling ulang tahun keluarga, makan-makan,” tuturnya sambil tersenyum.
Diceritakannya, bahwa tak ada yang sifatnya lain dengan kehidupan seperti hal-hal yang mistis dan lainnya.
“Gak ada, alhamdulillah Kakek selalu sehat,” pungkasnya. #sug