SP Kenal Yoppy dari Facebook
Baturaja, BP
Melalui Abdul Wahab, SP (16), pelaku terakhir yang menyerahkan diri ke polisi, mengaku kenal dengan Yoppy Novrianto (35) lewat Facebook sejak awal Januari 2016.
“Kepada saya dia mengaku kenal dengan korban tahun baru lalu lewat Facebook,” ujar Wahab, keluarga yang mengantar SP ke Polres OKU.
Malam sebelum kejadian pembunuhan Branch Operational Manager Bank Mandiri Cabang Baturaja ini, SP rupanya janjian hendak jalan-jalan dengan korban.
Sekitar pukul 21.00 pada malam kejadian, SP bertemu Yoppy di kawasan Pasar Atas, Baturaja.
“Dari ceritanya dia (SP), dia baru dua kali bertemu Yoppy. Tapi ceritanya tidak detail, karena setelah kembali dia tidak pulang ke rumah,” tuturnya.
Sedangkan beberapa hal terkait peristiwa pembunuhan ini, Wahab melanjutkan, SP sempat mengambil uang sebesar Rp200.000 dari dompet korban.
“Kata SP uang itu dipakainya untuk membeli bensin kendaraan korban yang sudah hampir habis sewaktu ingin dibawa ke areal kebun tempat mobil ditemukan,” imbuhnya.
Belum banyak informasi yang dapat digali dari SP mengingat yang bersangkutan saat ini masih diperiksa intensif di Mapolres OKU.
SP (16) warga Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang menjadi salah satu tersangka diduga terlibat pembunuhan terhadap Branch Operational Manager Bank Mandiri Cabang Baturaja, Yoppy Novrianto (35) menyerahkan diri ke SPKT Polres OKU, Sabtu (27/2).
SP menyerahkan diri diantar oleh kerabat keluarganya, yakni Abdul Wahab (55) warga Sukaraya, sekitar pukul 18.15 kemarin.
Dengan penyerahan diri SP ini, Polres OKU sudah berhasil mengamankan empat pelajar yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan. Mereka adalah, SP (16), MA (15), RS (15) dan AK (16).
Beberapa jam sebelum SP menyerahkan diri, aparat Polres OKU telah menggelar rekonstruksi yang diperagakan AK, MA dan RS yang lebih dulu menyerahkan diri.
Dalam rekonstruksi yang memperagakan 13 adegan itu, bermula dari pertemuan MA dan RS di rumah kos AK di Air karang, Kecamatan Baturaja Timur, pada 20 Februari.
Ketiga sahabat satu kampung dari SP I, Desa Lubai Persada, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muaraenim ini mengobrol dan akhirnya menginap di rumah AK.
Adegan dilanjutkan dengan pertemuan MA dan SP yang diperankan polisi dengan korban yang juga diperankan polisi di Jalan Hos Cokroaminoto Baturaja.
Kedua tersangka dijemput korban dengan menggunakan mobil Toyota Rush BG 1594 RT milik korban. Adegan selanjutnya diambil di minimarket Batu Kuning. Tersangka SP membeli makanan ringan dan korban memberi uang sebesar Rp150.000.
Kemudian mereka ke GOR untuk belajar menyetir mobil. Setir diambil alih SP. Lalu muncul pertengkaran yang puncaknya korban terbunuh oleh tersangka MA dibantu SP di dalam mobil.
Selanjutnya tersangka minta bantuan AK dan RS untuk menguburkan korban di SP 1, Lubai Persada. # rad