Bupati Banyuasin Tidak Ingin Jokowi Datang lagi ke Sumsel

14
Yan Anton Ferdian
Yan Anton Ferdian

Banyuasin, BP

Bupati Yan Anton Ferdian menegaskan tidak mengharapkan lagi kedatangan presiden Jokowi ke Sumsel khususnya ke Banyuasin. Bila hanya untuk meninjau bencana asap seperti tahun lalu. “Saya tidak berharap Presiden datang, kalau hanya karena bencana asap akibat Karhutala,” tegas Bupati Yan Anton.
Untuk itu Pemkab Banyuasin telah membentuk tim terpadu guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Banyuasin. Rapat kordinasi dengan pihak kepolisian, TNI, korporasi pemerintah kecamatan dan stekholder lainnya telah dilakukan. “Kita berharap tahun ini, Sumatera Selatan, khususnya Banyuasin tidak lagi menjadi sorotan nasional lantaran asap,” katanya.
Untuk memperkuat program pencegahan Karhutala ini, Banyuasin juga akan membuat Peraturan Daerah (Perda) khusus Karhutala. “Kami akan usulkan menjadi Perda Inisiatif Dewan, agar segera dibahas tahun ini,” jelasny.
Dengan adanya Perda tersebut akan ditegaskan tugas dan fungsi masing-masing steakholdar termasuk sanksi yang diberikan bila terjadi kebakaran hutan. “Bila sudah ada payung hukumnya, kita berharap semua lebih waspada dan bersinergi mencegah kebakaran hutan,” katanya.
Seperti diketahui pada 2015 lalu Sumatera Selatan menjadi perhatian dunia karena menjadi pengekspor asap ke penjuru nasional sampai ke manca negara. Dampak dari tebakarnya 776 570 hektar lahan terbakar dan dari angka tersebut 141 124 hektar lahan yang terbakar berada di Banyuasin. mew
Baca Juga:  Angin Puting Beliung Sapu Tujuh Rumah Warga dan Satu SDN
Komentar Anda
Loading...