E-commerce Palembang Lebih Konsumtif

37

JNEPalembang, BP
Bisnis melalui media internet atau yang sering disebut e-commerce (electronic commerce) kian booming di sejumlah kota besar terutama di Pulau Jawa. Hanya saja jika dilihat dari trafik pengiriman barang, Kota Palembang dinilai masih terlalu konsumtif ketimbang berinovasi pada industri digital ini.

Kepala Cabang JNE Palembang M Daud mengatakan, secara data pengiriman, barang yang masuk dibanding barang yang keluar 2 : 1. Per hari, rata-rata barang yang masuk sebanyak 8 ton dan yang keluar sebanyak 4 ton.

“Bisa dikatakan barang yang masuk lebih mendominasi ketimbang barang yang keluar, memang tidak secara detil dicatat yang dikirim melalui transaksi e-commerce, hanya saja dari data ini menunjukkan jika Palembang lebih konsumtif untuk saat ini,” tutur Daud.

Baca Juga:  2018, Cukai Rokok Naik Lagi

Dia menyebutkan, transaksi JNE secara total memang memdominasi aktivitas perdagangan. Dari 12 juta paket yang dikirim secara nasional 70 persen transaksi melalui e-commerce.

“Di Kota Palembang memang harus kami akui, dibanding kota-kota besar seperti di Bandung dan Jakarta sangat jauh, bisa dikatakan kontribusinya sekitar 5 persen untuk di Palembang,” katanya.
Lebih lanjut, Daud memprediksi, melihat antusias bahkan kebijakan pemerintah yang membuka keran e-commerce terhadap perusahaan asing, secara tidak langsung dapat menaikkan pertumbuhan pengiriman di Kota Palembang.

Baca Juga:  Lebaran, Picon Buka Pukul 12.00

“Kami memproyeksikan tahun ini, pertumbuhan akan signifikan. Selain karena aktivitas gadget semakin tinggi, kebijakan pemerintah yang akan memperkuat industri digital juga akan membuat transaksi di Palembang naik, bisa 30 persen itu sudah lumayan,” terang dia.

Dia mengatakan, pastinya inovasi maupun pelayanan harus lebih ditingkatkan lagi, agar dapat mendorong permintaan. Palembang saat ini masih monoton dalam transaksi bisnis. Paling tinggi untuk pengiriman ke luar yakni pada sektor kuliner seperti pempek.

“Kami harap ke depan makin variatif usaha yang digeluti di Palembang. Tidak hanya pempek ataupun songket. Diharapkan fesyen, maupun jenis produk lainnya makin tinggi transaksi maupun permintaan produk lainnya,” jelas dia.

Baca Juga:  BNI Fleksi Gaet Nasabah Pensiunan

Produk yang masuk dan produk yang keluar diharapkan tahun ini bisa sebanding. Bahkan kalau bisa produk lainnya yang diunggulkan di Pulau Jawa bisa dijual melalui pengiriman dari Kota Palembang.

Menurut dia kepercayaan masyarakat terhadap jasa pengiriman JNE ini semakin meningkat. Pihaknya akan memberikan pelayanan prima termasuk perkembangan aplikasi yang memudahkan pelanggan dalam mengecek keberadaan produk yang dikirim.

“Melalui aplikasi yang dikembangkan konsumen bisa mengakses dan mengetahui produk dan tarif serta info terkait JNE. Termasuk, agen terdekat JNE. Ini yang nanti akan kami kembangkan,” katanya.#ren

Komentar Anda
Loading...