Bupati Temukan Kantor Dispora Kosong Saat Jam Kerja
Muaraenim, BP
Hujan deras yang mengguyur Kota Muaraenim semalam suntuk sejak Selasa (23/2) pukul 17.30 hingga Rabu (24/2) pukul 10.00, tidak menjadi halangan bagi Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar untuk melakukan inspeksi mendadak kesejumlah kantor dilingkungan Pemkab Muaraenim. Ditengah guyuran hujan, orang nomor satu di Muaraenim ini mendatangi salah satu kantor dinas yang berada di samping kolam retensi depan GOR Pancasila.
Pada sidak tersebut, bupati tidak menemukan pegawai kantor dinas pemuda olahraga dan Pariwisata yang sudah masuk kerja pada 7.30 pagi,kantor dispora tersebut masih kosong alias belum ada yang datang. Padahal kedatangan bupati sudah memasuki jam kantor atau jam kerja. Karena kantor tersebut masih kosong, membuat sang bupati yang didampingi Sekda Muaraenim Ir H Hasanudin, MSI melakukan sidak tersebut, terpaksa menunggu pegawai kantor itu datang. Sembari menunggu pegawainya datang, bupati dan Sekda duduk di kursi teras depan kantor tersebut.
Sang bupati tiba dikantor tersebut sekitar pukul 07.53. Setelah sekitar 30 menit sang bupati menunggu dengan duduk di kursi teras tersebut, barulah satu persatu pegawai kantor itu berdatangan. Para pegawai tersebut menjadi terkejut melihat bupati dan Sekda sudah duduk di kursi teras tersebut.
Bupati Ir H Muzakir Sai Sohar mengaku sangat kecewa melihat sikap pegawai yang belum pada berdatangan padahal sudah memasuki jam kantor. “Saya tadi sedikiti marah dengan para pegawai tersebut. ternyata setelah saya tanya kejadian seperti itu sudah setiap hari terjadi,’ jelas Bupati disela sela menerima audensi pengurus PWI Muaraenim, Rabu (24/2).
Menurut bupati, dia datang ke kantor tersebut sekitar pukul 07.53 WIB, namun pegawai kantor tersebut belum ada yang datang. “Setelah sekitar 30 menit menunggu atau sekitar pukul 08.15 WIB, barulah satu persatu pegawai kantor itu berdatangan. Ternyata kejadian seperti ini sudah setiap hari terjadi,” tegas bupati.
Atas kejadian itu, dia telah memerintahkan Sekda untuk memberikan stressing kepada pimpinan dan pegawai kantor tersebut. “Saya juga meminta kepada dinas lain agar jangan terjadi seperti di kantor yang saya temukan tadi. Jika dijumpai seperti itu, saya juga memerintahkan Sekda untuk memberikan stressing,” tegas bupati. #nur