Bocah Tewas Tenggelam di Kolam

78

Lokasi tenggelamPalembang, BP

Peristiwa tragis menimpa siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 149 Palembang, Muhammad Syaiful Rizal alias Rio (11). Bocah yang masih duduk di bangku kelas V ini tewas tenggelam di kolam galian penampungan air pembangunan Asrama Kodam II Sriwijaya, di Jalan Naskah, Kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (29/12), sekitar pukul 10.00.

Sebelum mengembuskan nafas terakhir, korban yang merupakan warga Jalan Naskah III, Lorong Markisa, RT 14 RW 13, Kecamatan Sukarami Palembang tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Myria Palembang guna mendapat pertolongan.

Baca Juga:  Pedagang Sayur Tewas usai Tabrak Truk di Palembang 

Bocah malang yang merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Cek Agus, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam II/SWJ dan Sri Hartati langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Ditemui di rumah duka, Rizki (11) mengatakan, awalnya Rio mengajak ia dan ketiga rekannya, Diki, Iwan dan Ian untuk berenang di kolam galian tersebut. Memang selama ini kolam itu sering dimanfaatkan anak-anak untuk berenang.

“Tetapi kami berempat menolak, sehingga Rio berenang sendirian di kolam itu, padahal dia tak bisa berenang,” ujar teman korban.

Baca Juga:  Cuaca Buruk dan Ancaman Buaya, Pencarian 11 Korban Spedboat Hilang Dihentikan

Setelah menolak ajakan korban, masih dikatakan Diki, ia dan teman-temannya sempat pulang ke rumah sebentar. Namun, saat kembali ke kolam galian tersebut, Rio sudah ditemukan dalam keadaan mengapung.

Menanggapi musibah tersebut, paman korban, Dedy (45 ), mengaku sangat kecewa terhadap pemborong yang tengah melakukan pembangunan perumahan di lokasi kejadian tersebut.

“Kami menyesalkan pemborong perumahan. Harusnya waduk atau kolam galian itu diberi pagar, tetapi ini tidak sama sekali,” sesal Dedy.

Namun, dikatakan Dedy, dirinya tak mau menyalahkan siapa-siapa karena musibah ini sudah terjadi. Meskipun begitu, ia sangat menyayangkan karena sebelumnya tidak ada korban jiwa. Ia berharap kejadian ini dapat jadi pelajaran.

Baca Juga:  Tipu Warga, Hari Handoko Janjikan Pemasangan PDAM

Sementara itu, Kapendam II/SWJ Kolonel Saeful Mukti Ginanjar saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya turut berduka cita dan akan melakukan upaya pemagaran di sekitar kolam galian pembangunan Asrama Kodam II/SWJ.

“Nanti akan kita upayakan pemagaran dan meningkatkan pengawasan di sekitar area galian, supaya kejadian serupa tak terulang. Korban benar anak dari PNS Kodam II/SWJ, Cek Agus yang merupakan anggota Hubdam,” pungkas Ginanjar. #rio

Komentar Anda
Loading...