Penambahan Infrastruktur OKU Selatan Tahun Depan

12

Jalan-Sipai-Desa-Simpang-Tiga-yang-Dibangun-CopyMuaradua, BP
Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin bersama keluarga tiba di Tepian Danau Ranau, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan untuk meresmikan Pembukaan Festival Danau Ranau ke-XX 2015, Minggu (20/12).

Alex langsung disambut oleh Penjabat Bupati OKU Selatan Robby Kurniawan. Turun dari bus, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Eliza diiringi oleh rombongan marawis serta Alam Gemisir, yakni tandu berkelambu yang biasa digunakan oleh masyarakat asli Ranau untuk menyambut tamu kehormatan, kaum raja, serta dalam adat pernikahan lokal.

Dalam sambutannya Gubernur mengatakan, tahun depan pihaknya akan segera melakukan seluruh pembangunan yang diperlukan untuk membantu OKU Selatan lebih maju, dan mengembangkan Danau Ranau secara khusus agar menjadi destinasi wisata andalan Sumsel.

“Tahun depan mulai renovasi Lapang Terbang Banding Agung. Sehingga Insya Allah awal 2017 sudah ada penerbangan reguler Banding Agung-Palembang dan sebalik. Bertahap, diadakan juga penerbangan langsung Banding Agung-Jakarta dan sebaliknya,” ujarnya di hadapan ribuan masyarakat OKU Selatan yang memadati Tepian Danau Ranau di Kecamatan Banding Agung.

Baca Juga:  Ditinggal Ngasah Batu Cincin, 2 Rumah Ludes Terbakar

Selain lapter, Alex menjelaskan, Pemprov Sumsel pun akan membangun gardu induk serta instalasi air bersih yang baru agar listrik serta air bersih dan sanitasi masyarakat pun lebih lancar. Yang paling strategis, pihaknya pun akan melebarkan jalan akses menuju Danau Ranau.

“Yang terakhir paling penting adalah keamanan. Kemanan bukan hanya tugas polisi dan TNI, tapi tugas kita bersama umumnya masyarakat OKU Selatan. Jangan ada preman di sini. Saya yakin Insya Allah, dalam akan berkembang menjadi obyek wisata unggulan di Sumsel serta indonesia,” ungkapnya.

Berkaca dari Tour de Singkarak yang telah diselenggarakan pada tahun ketujuhnya bisa diikuti seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Alex menjelaskan, seharusnya FDR ke-XX sudah bisa menjadikan Danau Ranau sebagai destinasi wisata nasional.

Untuk itulah dirinya meminta kepada seluruh jajaran di Pemkab OKU Selatan untuk terus bersinergi menjadikan Danau Ranau destinasi unggulan mengalahkan provinsi lain di Indonesia.

“Saya berharap kepada Bapak Popo Ali sebagai bupati terpilih, hayati dan amati kawasan ini supaya bisa terus lebih ke depan. Tugas anda berat. Bersama kabupaten lain kita bangun Sumsel jangan tertinggal dari daerah lain. Kita jadikan Sumsel sebagai provinsi termaju, disegani kawan maupun lawan, hingga namanya harum sampai mancanegara,” ungkap Alex.

Baca Juga:  Panwas Apresiasi KPU OKUS Sukses Laksanakan Pilkada

Turut hadir dalam acara ini Penjabat Bupati OKU Maulan Aklil, Penjabat Bupati OKU Timur Richard Chahyadi, Asisten II Setda Sumsel Ruslan Bahri, Plt Kepala Dinas PUBM Sumsel Rinhardi, Anggota DPR RI Wahyu Sandjaya, serta Popo Ali Bupati Terpilih OKU Selatan.

Sementara itu, Penjabat Bupati OKU Selatan Robby Kurniawan menuturkan, FDR ke-XX diikuti oleh kabupaten/kota se-Sumsel serta Kabupaten Lampung Barat dan Bengkulu Utara. Selain menggelar festival yang berupa seni pagelaran dan tari dari 19 kecamatan yang ada di OKU Selatan, acara ini pun dimeriahkan dengan pameran pembangunan, lomba perahu cadik dan lomba burung berkicau.

“Semia upaya ini untuk menumbuhkan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata di OKU Selatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dua Mobil Milik Dinkes OKUS Terbengkalai

Selain itu, dirinya berujar, diperlukan komitmen yang kuat dari pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata terutama untuk kawasan Danau Ranau. Saat ini, terdapat dua kendala besar yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah, baik kabupaten, provinsi, maupun pusat yakni minimnya akses dan sarana serta prasarana untuk pengembangan Danau Ranau.

Hingga saat ini, akses menuju Danau Ranau satu-satunya hanyalah melalui jalur darat. Meski sudah diaspal, namun akses jalan menuju Danau Ranau hanya selebar kurang lebih 3,5 meter yang hanya ideal untuk satu jalur kendaraan. Bila ada kendaraan dari dua jalur yang berpapasan, kedua kendaraan tersebut harus melambatkan laju kendaraan dan berhati-hati agar tidak saling menyenggol.

“Masih banyak tantangan untuk mengembangkan Danau Ranau. Kami berharap peningkatan akes ini menjadi prioritas untuk pembangunan ke depan. Kami pun berharap akses ke Lampung dan Bengkulu dapat terbuka. Dengan dibuka lebarnya akses, OKU Selatan pasti akan lebih ramai dan berkembang daripada sekarang,” tandasnya. #idz

Komentar Anda
Loading...