Ditinggal Ngasah Batu Cincin, 2 Rumah Ludes Terbakar
Sedikitnya dua unit rumah milik warga Talang Way Embun, Desa Durian Sembilan, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan rata dengan tanah akibat dilahap si jago merah. Minggu (11/10) sekitar pukul 11.00.
Kedua rumah terbakar tersebut masing-masing milik Sangkut (21) dan Sahril (35). Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, akan tetapi seluruh harta benda hangus terbakar.
Informasi yang dihimpun dari lapangan, api bersumber dari dapur rumah milik sangkut, api dengan cepat menjalar kerumah berada di sebelahnya. Ketika mengetahui adanya kepulan asap dari rumahnya, korban sontak memanggil warga sekitar untuk memadamkan api.
“Aku jingok ado kepulan asap tebal dari rumah sangkut, dan langsung membesar. Dalam hitungan menit kedua rumah itu sudah rata dengan tanah,” kata salah seorang warga setempat, Didi (33). Kemarin.
Dikatakan dia, akibat cuaca panas, disertai angin kencang membuat warga setempat tidak bisa berbuat banyak, untuk memadamkan api. Selain itu, di lokasi sulit mendapatkan air.
“Pasrah bae jingok api melahap dua rumah itu, cak mano nak madamkan api, kalau disini katik nean banyu,” katanya lagi.
Sedangkan korban Sahril mengatakan, beruntung saat kebakaran terjadi warga berhasil menyelamatkan ibunya. Meski harus kehilangan seluruh harta benda miliknya.
“Untungnyo umak dak melok tebakar, kalau harta tu pacak kito nyari lagi kak,” katanya.
Kapolres OKUS, AKBP Satrio Wibowo SIK melalui Kapolsek Buay Pemaca, IPTU AK Pinem, SH membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakan dia, hingga kini anggota masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Namun demikian, kata dia, jika menurut sejumlah warga api diduga berasal dari tungku dapur milik korban Sangkut ditinggalnya mengasah batu cicin sehingga menjalar kedinding dapurnya. #bob