Diciptakan dari Sisa Mainan Rusak

11

Palembang, BP

Minat anak-anak Indonesia untuk mempelajari robotik kini semakin tumbuh. Hampir setiap tahun ada saja di antara mereka yang sukses menjuarai olimpiade robotik, baik di tingkat nasional maupun internasional. Apa yang dilakukan oleh anak-anak Sekolah Dasar (SD) Paramount ini, mereka menciptakan robot yang bahannya berasal dari sisa mainan yang sudah rusak, lalu diubah menjadi robotic yang bisa berguna.

Keberhasilan ini patut diapresiasi karena materi robotik kini telah menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di banyak sekolah. Walaupun hanya beberapa kalangan sekolah yang menerapkan ekstrakulikuler kegiatan robotik.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Pengurus PGRI Palembang Berikan Sembako ke 25 Panti Asuhan

Tim Pembina Robot Mr Ali Maksum mengatakan, pembelajaran robotic khususnya di SD Paramount, dimulai dari kelas 4 sampai kelas 6. Mereka diajarkan berbagai macam robot sesuai dengan peran dan kegunaannya masing-masing. Seperti untuk bahan robotik daur ulang tempat sampah yang dibuat untuk membantu siswa membuang sampah pada tempatnya.

“Robot yang sudah ada akan membuka sendiri, karena mempunyai sensor berjarak satu meter. Kalau pembuatan robot ini memakan sampai satu bulan, semua bahan berasal dari sampah daur ulang dan sisa mainan rusak,” kata Mr Ali, Kamis (10/12).

Baca Juga:  Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Stebis IGM Gandeng UIN

Selain itu, ada juga robot yang diberi nama Woli yang kegunaannya hanya sebagai mainan saja. Tapi bahan yang dibuat ini berasal dari stick kayu plastik es atau dari sisa-sisa kayu.

“Jadi setiap anak dari kelas 4 sampai kelas 6 ini membawa mainan yang sudah rusak lalu dikumpulkan, lalu dibawa ke sini. Kemudian didesain kembali dan dibuat jadi robotic,” bebernya.

Baca Juga:  Walikota Palembang Serahan Bantuan Operasional Pure di Perayaan Dharma Santi Hari Suci Nyepi Tilem Kesanga Tahun 2026

Sementara itu salah satu siswa SD Paramount kelas 5 A Arya mengaku sangat senang karena mendapat pengalaman baru.

“Kami sering beli robot yang sudah jadi, makanya itu diajarkan bagaimana cara membuat robot yang berasal dari daur ulang sampah mainan dan limbah kayu,” kata Arya.

#adk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...