Sumsel Kekurangan 1.100 Guru SD

15

Palembang, BP

largeDinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang mencatat untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) tenaga kependidikan (guru) untuk beberapa mata pelajaran masih sangat kurang.

Kepala Bidang (Kabid) TK/SD Disdikpora Kota Palembang Drs H Bahrin, SPd, MM, mengatakan, sebagai langka menutupi kekurangan tersebut pihaknya menambil langkah memberdayakan tenaga guru honor. Meski dalam kenyataannya tenaga honor saat ini belum bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai kebijakan pemerintah.

Baca Juga:  Sarjana 'Summa Cum Laude' Kalah Kelas dengan Sarjana 'Jalur Orang Dalam'

“Sekitar 1.100 guru SD yang kurang untuk beberapa bidang seperti guru kelas, guru bidang studi, guru olahraga dan guru agama,” ujar Bahrin.

Menurut dia, ini bisa terjadi kekurangan karena sebagian guru pada program studi (prodi) tersebut sudah pensiun namun belum tergantikan. Kondisi ini hampir terjadi di semua SD yang tersebar di 16 kecamatan.

Baca Juga:  Sukses, Audisi Diikuti Puluhan Peserta

“Kami tak akan membiarkan kekurangan guru ini berlarut-larut, karena akan menghambat peningkatan mutu pendidikan di Kota Palembang,” ujarnya.

Lebih lanjut Bahrin menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pendataan bagi guru SD sebagai distribusi pemerataan guru.

“Selama ini guru enggan mengajar di tempat yang jauh dari tempat tinggal, padahal idealnya rasio guru dan siswa 1:36,” terangnya.

Baca Juga:  Resmi, Alumni UBD Kini Terima Ijazah Digital, Menuju UNGGUL 2025

Bahrin mengakui, kekurangan guru sebagian besar terjadi di tingkat SD karena SD didominasi guru berusia lebih tua dari guru SMP-SMA. Oleh sebab itu, guru SD paling banyak pensiun setiap tahun.

“Karena itulah Pemkot Palembang berencana melakukan pemerataan guru yang tersebar sehingga guru yang memiliki usia lebih tua tidak hanya mengajar di SD saja,” tutur Bahrin.

#adk

Komentar Anda
Loading...