Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Mulai Desember

21

3Palembang, BP
Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang berada di kawasan Jakabaring akan dimulai awal Desember mendatang. Saat ini progress pembangunan sudah sampai penimbunan lahan yang akan dijadikan lokasi masjid.

“Kemungkinan awal Desember sudah kita mulai pembangunan fisik masjid raya sriwijaya ini,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Eddy Hermanto, usai rapat panitia pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang di ruang rapat Asisten Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Senin (23/11).

Baca Juga:  Kejati Sumsel Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Tipikor Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya  

Ia menjelaskan, progress pembangunan masjid dibagi dua tahap. Tahap pertama yakni penimbunan lahan untuk lokasi sembari menunggu tahapan kedua di bulan Desember ini. Untuk tahap kedua, pembebasan lahan secara menyeluruh diarea lokasi pembangunan tersebut.

“Setelah itu masih ada tahapan untuk pengerjaan fisik secara berkelanjutan tapi sekarang progress ini tetap berjalan,” jelasnya.

Untuk pembebasan lahan sendiri, sambung Eddy, tidak ada dana ganti rugi. Namun, meskipun tidak ada ganti rugi, warga yang terkena imbas pembebasan lahan tersebut akan diberikan dana kerohiman yang akan diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. “Untuk dananya sendiri kami tidak tahu karena itu urusan pemerintah kota,” terangnya.

Baca Juga:  Masjid Raya Sriwijaya Ditargetkan Selesai 2021, MF Ridho: “Saya Rasa Optimis Tapi Optimis yang Minimalis”

Terpisah, Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sumsel, Akhmad Najib yang memimpin acara tersebut mengatakan, kegiatan ini untuk mengevaluasi progress kemajuan berkaitan dengan administrastif maupun teknis pembangunan masjid raya Sriwijaya.

“Sejauh ini masih dalam tahap land clearing. Kami berharap pembangunan ini terus mengalami kemajuan sehingga dapat selesai tepat waktu,” tandasnya.

Baca Juga:  Pencaker Tertipu Rp.9,5 Juta

Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang berada diatas lahan seluas 20 hektar dan akan menggunakan dana pembangunan sebesar Rp 500 miliar yang bersumber dari hibah Pemprov Sumsel dan pemerintah kabupaten/kota. Pembangunan ini sendiri ditarget selesai pada  Juli 2017 mendatang. #dil

Komentar Anda
Loading...