IPK Kelulusan Akbid Muaraenim Naik Jadi 2,75

15
Muaraenim, BP
Picture 5806Para mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) Pemkab Muaraenim harus berjuang  sungguh-sungguh. Soalnya standar IPK nilai kelulusan mahasiswa dinaikkan dari 2,0 menjadi 2,75. Itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan demi terciptanya bidan-bidan yang profesional dan andal.
               Penjelasan itu disampaikan Asisten III Pemkab Muaraenim Drs H Ibrahim Iliyas pada acara pemasangan kap dan angkat janji mahasiswa Akbid angkatan XIV, Kamis (1/10). Acara yang dilaksanakan Direktur Akbid Hj Rita Kamalia itu dihadiri para wali mahasiswa dan mantan Direktur Akbid Hj Inayah, Spd.
              Menurut Asisten, dengan pemasangan kap dan angkat janji yang dilakukan para masiswa, para mahasiswa Akbid sudah dapat menggunakan atribut paramedis dalam pelayanan kesehatan.
               “Ini berarti bahwa anak-anak kita mulai semester III sudah dapat melaksanakan praktik lapangan di lahan lahan praktik sesuai dengan aturan dan tuntunan kurikulum yang ditetapkan  dengan keputusan menteri kesehatan dalam kurikulum diploma III,” jelas  Asisten.
             Dijelaskannya, praktik lapangan adalah penerapan teori yang telah diberikan dosen di kelas untuk diaplikasiakan di lahan yang sesungguhnya. Kepada pasien atau klien yang membutuhkan pelayanan kesehatan kebidanan. “Kami mengimbau kepada lahan praktik clinical instuctur dan yang terkait mahasiswa kita untuk turut berperan serta membimbing dan memiba adik-adik kita,” harapnya.
           Sehingga lanjutnya, akan terbentuk calon-calon bidan yang andal, mampu melaksanakan peran dan fungsi bidan yang memiliki tiga unsur penting yang tidak dapat dipisahkan. yakni pengetahuan, keahlian, dan sikap.
           Asisten mengaku sangat mendukung program yang dilaksanakan Akbid. Karena bidan dalam menjalankan tugas obyek utamanya dua manusia, terkhusus ibu yang sedang hamil atau yang akan melahirkan bayi. Jadi, lanjutnya, apabila  mahasiswa dari awal mampu  dalam segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk menjalankan tugasnya.
Sementara itu, Direktur Akbid Muaraenim Hj Rita Kamalia mengatakan, Akbid yang dipimpinnya terus melakukan langkah inovatif dalam peningkatan kualitas pendidikan. Langkah inovatif yang dilakukan diantaranya menjalin kerjasama dalam rangka peningkatan ilmu dan teknologi dibidang kesehatan dengan lahan praktik RSUD dr HM Rabain Muaraenim.
             Kemudian, lanjutnya, dengan Puskesmas yang ada di Muaraenim, RS PT BA Tanjung Enim, RSU Kota Prabumulih dan RR Hasan Sadikin Bandung, Akbid telah berperan aktif pada upaya pembangunan Muaraenim dalam bidang kesehatan. Kemudian Akbid juga akan menambah lahan praktiknya dengan bekerja sama dengan RSUD Lahat, RSUD Pagar Alam, RSUD Pendopo PALI, Puskesmas rawat inap Bandar Jaya Lahat serta praktik mandiri di luar wilayah Kabupaten Muaraenim. #nur
Baca Juga:  Perkelahian Maut, Satu Tewas Satu Luka Berat
Komentar Anda
Loading...