SONS Bangun Aula Serba Guna
Palembang, BP
Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS), adalah sebuah sekolah layaknya sekolah seperti biasa. Namun pendidikan di sekolah ini lebih menjurus kepada pembinaan pelajar olahragawan yang berbakat untuk lebih berprestasi dan bukan berarti mengabaikan kepentingan akademik. SONS adalah program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan prestasi olahraga dan menjadikanya sekolah olahraga ketiga di Indonesia setelah Sekolah Olahraga Negeri Ragunan DKI Jakarta dan Sekolah Olahraga Negeri Sidoarjo-Jawa Timur.
Sejauh ini di sekolah yang terletak di Jalan Maluku V Perumahan OPI Jakabaring, Palembang, masi banyak kekurangan di tingkat SMP dan SMA. Kekurangan itu ditemukan saat Komisi V DPRD Sumsel melakukan melakukan kunjungan, Selasa (22/9) dan menemukan keluhan masalah makanan, tempat tidur dan sebagainya. Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel akan mengatasinya dengan membahas anggaran SONS dengan Komisi V DPRD Sumsel.
“Masalah katering agar ada perbaikan pengelolaannya, sedangkan untuk pembangunan fisik SONS dianggarkan tahun 2015 sekitar Rp4,4 miliar di APBN Sumsel setelah perubahan. Yaitu pembangunan Aula Serba Guna dan itu rencananya embrionya EOI atau Institut Olahraga Indonesia, jadi harus bagus memang dan ini perlu ada perbaikan. Soal bangunannya sudah bagus dibandingkan dulu, saya lihat perkembannya bagus namun perlu perbaikan. Untuk total anggaran SONS sekitar Rp13 miliar, ” kata Kepala Diknas Pendidikan Sumsel Drs Widodo, MPd, Jumat (25/9).
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan, kalau pihaknya sudah mengklarifikasi dengan Disdik Sumsel terkait keluhan di SONS.
“Kita sudah menyampaikan masalah katering dan masalah tempat tidur siswa SONS, dan mereka akan perbaiki dan di sana akan di bangun Aula Serba Guna,” katanya.
Untuk SONS dia meminta agar pembangunan Aula Serba Guna dimanfaatkan dengan sebaiknya.
“Pengurangan total seluruh anggaran di SONS karena ada pengurangan dana bagi hasil Sumsel dari 13,5 miliar menjadi Rp13,1 miliar, bukan pengurangan volume pekerjaan inti tapi misalnya ada perbaikan taman itu ditunda,” tegas Anita.
#osk