Lebaran, Penyelenggara PilkadaTetap Lakukan Pendataan Pemilih
Palembang, BP
Walaupun Idul Fitri , penyelanggara pilkada di tujuh kabupaten yang akan melaksanakan pilkada di Sumsel tetap melaksanakan tahapan pilkada saat ini yang sedang berlangsung.
“Untuk saat ini tetap jalan terkait tugas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) jalan terus walaupun sedang lebaran, karena KPU lebih mementingkan tugas hari kalender. Jadi walaupun libur, hal-hal yang memang sangat penting dan mendesak untuk menyelesaikan tahapan jangan sampai terhambat,” kata Ketua KPU Sumsel Aspahani, Minggu (19/7).
Saat ini, menurut Aspahani, terus dilakukan pemutahiran data pemilih di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilaksanakan coklit oleh PPDP dari 15 Juli sampai 19 Agustus.
“PPDP mendatangi masing-masing pemilih ke rumah mereka kemudian melakukan pengecekan jumlah data yang ada di rumah setelah di data nanti ada stiker ditempel di dinding depan pintu rumah kayak sensus gitu di coklit namanya,” katanya.
Kemudian tanggal 20 Agustus sampai 26 Agustus penyusunan daftar pemilih hasil pemutahiran.
” Dan tanggal 27 Agustus sampai 29 Agustus rekapitulasi tingkat desa/kelurahan dan penyampaiannya ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan untuk rekap di Kecamatan dilakukan tanggal 30 Agustus sampai 31 Agustus dan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) tanggal 1 September sampai 2 September 2015,” katanya.
Sedangkan Heny Susantih, Komisioner KPU Sumsel divisi Humas mengatakan saat ini tujuh kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah semuanya sedang melakukan Coklit dengan baik, Kabupaten yang di maksud yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI) , Penukal Abab Lematang ilir (Pali), Ogan Komering Ulu (OKU),OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara (Muratara).
“Persiapan sudah dilakukan antara lain, membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), mempersiapkan berbagai dokumen dan formulir coklit, melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi PPK,PPS dan PPDP, melakukan sosialisasi pemutakhiran data di tingkat kecamatan dan di tingkat desa dengan melibatkan pihak terkait,” katanya.#osk
