15 Ton Daging Tumpah di Cinde

24

Palembang, BP
Sebanyak 15 ton daging kiriman dari Kabupaten Subang, Jawa Barat menjejali Pasar Cinde, Minggu (12/7). Ribuan warga pun tak sabar untuk membawa pulang daging yang berharga di bawah pasaran yakni Rp99.000/kg tersebut.

Baru beberapa menit Dirjen Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina menyerahkan secara simbolis daging kepada para perwakilan pedagang pasar, puluhan ibu-ibu langsung membuntuti para pedagang sapi yang mendapatkan daging tersebut.

Belum sempat pedagang masuk k edalam losnya, puluhan ibu-ibu pun menyerbu daging sapi asal Subang tersebut. Daging sapi segar yang masih terbungkus plastik yang berada dalam kotak tersebut itu pun menjadi primadona baru bagi pengunjung Pasar Cinde menjelang Lebaran.

Baca Juga:  KPU Sumsel Tetapkan DPS Pemilihan Tahun 2024 Provinsi Sumsel  Berjumlah 6,379,494 Pemilih

Dirjen Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina mengatakan, harga jual yang telah disepakati oleh Bulog, PD Pasar dan pedagang yakni Rp99.000/kg.

“Sebenarnya kami ingin jual Rp98.000/kg, tapi setelah dihitung-hitung, kita jual segitu. Ini sudah termasuk keuntungan pedagang,” katanya.

Ia menjelaskan, harga daging yang keluar dari rumah potong hewan (RPH) Subang Rp86.500/kg, ditambah biaya ongkos Rp2.500/kg, dan sewa kontainer serta biaya operasional untuk Bulog.

Baca Juga:  Muba Siap Bantu Tekan Impor BBM Nasional

Dengan nominal tersebut, pedagang mendapatkan keuntungan Rp5.000/kg. Sehingga pedagang juga harus menjual sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. Pihaknya bersama Bulog dan PD Pasar Palembang Jaya memastikan terus memantau agar tak ada pedagang yang nakal yang akan menjual lebih dari harga tersebut.

Upaya mendatangkan daging dari Subang ini untuk penyeimbang harga daging sapi di Sumsel. Ia mengakui harga daging sapi di Sumsel termasuk salah satu yang cukup tinggi di Indonesia karena itu Kementerian Perdagangan melakukan hal tersebut.

Baca Juga:  Rayakan Hari Jadi, RSUD Bari Palembang Gelar 'Bari Health Fair' untuk Masyarakat

“Ini bukan operasi pasar ataupun pasar murah akan tetapi daging ini tetap kita serahkan kepada pedagang dan pedaganglah yang akan menjualnya kepada pembeli atau masyarakat,” ungkapnya.#idz

Komentar Anda
Loading...