Kembangkan Peternakan Melalui SPR
Palembang, BP
Penerapan sistem Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) mulai dikembangkan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sejak beberapa tahun lalu. setelah tiga SPR yang sudah ada di Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI), rencananya SPR akan dikembangkan di daerah potensial lainnya.
Pelaku Peternakan Sumsel sekaligus Direktur Kanaya Corp Ade Gita Pramadianta mengatakan, SPR sangat dibutuhkan di Sumsel. “SPR yang ada saat ini, sangat dibutuhkan di Sumsel. Mengingat sektor peternakan Sumsel

Pelaku Peternakan Sumsel sekaligus Direktur Kanaya Corp Ade Gita Pramadiant bersama
Kepala Dinas Peternakan Sumsel Erwin Noor Wibowo, Sabtu (18/4)
belum mapan,” katanya, Sabtu (18/4).
Masalah utama peternakan sapi Sumsel yaitu metode budidaya yang masih tradisional, masih dominannya peran blantik atau pengepul sapi terhadap pembentukan harga, dan maraknya pemotongan betina produktif menyebabkan kesejahteraan peternak tak tercapai.
Peternak kecil, tutur Ade, sering kali terpaksa menjual ternak sapi mereka dengan harga murah karena mendesaknya kebutuhan ekonomi yang semakin hari semakin berat. Apabila metode budidaya peternakan ini tepat dan semakin modern sapi dengan kualitas baik pun dapat dihasilkan. Seiring dengan itu, dipastikan kesejahteraan peternak pun meningkat. #idz