SKK Migas Sumbagsel Bekali Wartawan Sumsel Kuasai AI, Dorong Jurnalisme Berkualitas di Era Digital

11

Palembang, BP- SKK Migas Sumbagsel bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus memperkuat sinergi dengan insan pers melalui peningkatan kapasitas jurnalistik. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Workshop Artificial Intelligence (AI) bagi wartawan se-Sumatera Selatan di Hotel Emilia, Palembang, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Kompetisi Media SKK Migas Sumbagsel yang ditujukan bagi insan pers di wilayah kerja Sumbagsel sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang berkualitas.

Workshop menghadirkan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Dr. Makrun Sanjaya, M.Sos, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) hingga penerapannya dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.

Baca Juga:  Fraksi PKS DPRD Sumsel Pertanyakan Dugaan Hibah ke Instansi Vertikal

Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan AI untuk mempercepat riset data, membantu proses verifikasi fakta, menyusun naskah berita, hingga mengoptimalkan distribusi konten digital. Meski demikian, penggunaan AI tetap harus mengedepankan etika jurnalistik, independensi, serta akurasi informasi.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Syafei, SH, MH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen SKK Migas dalam meningkatkan kompetensi wartawan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi digital yang terus berkembang.

“Workshop ini merupakan wujud kolaborasi antara SKK Migas, KKKS, dan insan pers. Kami berharap para jurnalis memiliki kemampuan baru dalam memanfaatkan teknologi AI sehingga mampu menghasilkan pemberitaan sektor hulu migas yang semakin berkualitas, berimbang, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik,” ujarnya.

Baca Juga:  Sopir Bentor Bisnis Sabu Ditangkap

Menurut Syafei, transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia media. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah penting agar wartawan dapat memanfaatkan teknologi secara tepat tanpa mengurangi kualitas produk jurnalistik.

Sementara itu, Manager Field Relations & Community Enhancement (FRCE) SSR, Hirmawan Eko Prabowo, mengaku antusiasme peserta mengikuti workshop sangat tinggi. Hal itu menunjukkan besarnya minat wartawan untuk memahami perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini mulai banyak digunakan di berbagai sektor, termasuk media massa.

Baca Juga:  Pelestarian Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Belanda di Kota Palembang

“Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Harapannya, ke depan kolaborasi antara SKK Migas, KKKS, dan media dapat terus ditingkatkan, baik melalui pelatihan maupun pemberitaan yang mendukung pengembangan industri hulu migas di Sumatera Selatan,” katanya.

Ia menambahkan, kemitraan yang baik antara industri migas dan media menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di sektor energi.#udi

 

Komentar Anda
Loading...