Muswil X PPP Sumsel Tunjuk Ahmad Palo Pimpin Tim Formatur

137
H Ahmad Palo (BP/ist)

Palembang  BP- Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Selatan (Sumsel) yang sempat diwarnai dinamika penolakan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan GPK Sumsel akhirnya berakhir pada Selasa (30/12/2025) sore.

Muswil tersebut menetapkan enam orang formatur, yang dipimpin oleh H. Ahmad Palo, SE, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Sumsel, serta satu orang formatur dari unsur ex-officio DPP PPP.
Ketua Pelaksana Muswil X PPP Sumsel, Agus Riansyah, menjelaskan bahwa mayoritas peserta Muswil yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris dari 17 DPC PPP se-Sumsel telah menyepakati susunan formatur tersebut dan menunjuk Ahmad Palo sebagai Ketua Formatur.
Selain itu, peserta Muswil juga menyepakati lima orang anggota formatur lainnya yang diberi mandat untuk menyusun kepengurusan DPW PPP Sumsel periode 2026–2031.
“Enam orang formatur ini diberikan mandat untuk menyusun kepengurusan DPW PPP Sumsel periode 2026–2031,” ujar Agus usai Muswil.
Ia menambahkan, tim formatur diberikan waktu maksimal dua pekan ke depan untuk merampungkan susunan kepengurusan DPW PPP Sumsel.
Menurut Agus, pelaksanaan Muswil X PPP Sumsel telah sesuai dengan amanat hasil Muktamar PPP tahun 2025 serta Peraturan Organisasi (PO) Nomor 16 Tahun 2025, yang mengatur bahwa Muswil harus dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah Muktamar.
Muswil X PPP Sumsel yang semula direncanakan akan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PPP, H. Mardiono, akhirnya diwakili oleh Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan.
 Hal ini dikarenakan Mardiono yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan harus menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto pada waktu yang bersamaan.
Dalam arahannya, Imam Fauzan menegaskan bahwa mengembalikan PPP ke parlemen, khususnya DPR RI, merupakan target utama dan harga mati bagi partai berlambang Ka’bah tersebut.
“Mengembalikan PPP ke parlemen adalah harga mati. Melalui Muswil X PPP Sumsel ini kami mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk bersatu, mengembalikan kepercayaan rakyat, sehingga PPP dapat kembali duduk di DPR RI,” tegas Imam.
Terkait dinamika penolakan yang terjadi saat pembukaan Muswil, Imam menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah dalam dunia politik.
“Itu dinamika yang biasa dan bisa terjadi di semua partai politik. Insya Allah dinamika ini justru akan membuat PPP semakin besar dan meraih kemenangan pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Ketua DPW PPP Sumsel sekaligus Ketua Tim Formatur, Ahmad Palo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya Muswil X PPP Sumsel dengan sukses meskipun sempat diwarnai insiden.
“Alhamdulillah Muswil X PPP Sumsel dapat kita selesaikan. Kepada seluruh kader dan simpatisan PPP di Sumsel, mari kita bersatu untuk mengembalikan marwah PPP,” katanya.
Terkait aksi penyegelan kantor DPW PPP Sumsel yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan GPK Sumsel, Ahmad Palo menegaskan pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kantor DPW PPP Sumsel ini adalah kantor partai politik yang resmi dan dilindungi undang-undang. Jika ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menyegel, merusak, atau melakukan tindak kekerasan, kami tidak akan tinggal diam. Peristiwa ini akan kami laporkan ke kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya#udi

Baca Juga:  Sidang DKPP, KPU dan Bawaslu Kabupaten Muba Tidak Terbukti Langgar Kode Etik
Komentar Anda
Loading...