Firdaus Hasbullah Minta Doa Para Ulama Untuk Kemajuan PALI

14
Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah, SH, MH meminta doa para ulama dan kiai agar Kabupaten PALI lebih maju kedepan, meskipun saat ini kondisinya memrihatinkan menyusul pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 500 miliar dari Rp1,5 miliar dari Pemerintah Pusat.(BP/ist)

Palembang, BP- Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah, SH, MH meminta doa para ulama dan kiai agar Kabupaten PALI lebih maju kedepan, meskipun saat ini kondisinya memrihatinkan menyusul pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 500 miliar dari Rp1,5 miliar dari Pemerintah Pusat.

Permintaan tersebut disampaikan Firdaus Hasbullah, SH, MH dalam sambutan memperingati Maulid Nabi di Pondok Pesantren Baitussalam, Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga:  Komisi III DPRD Sumsel Tinjau BSB dan UPTB Bapenda Provinsi Sumsel di Kota Pagaralam

“Doa dari para kiai ini sangat penting sebagai kekuatan spiritual untuk kemajuan Kabupaten PALI. Tanpa ada dukungan dan doa dari para ulama, para kiayi dan tokoh-tokoh masyarakat sangat mustahil kabupaten yang kita cintai ini akan maju kedepan,” tegasnya dihadapan Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Muhtadin KH. Nur Salim Habibi, S.Ag dan Ustadz Adi Al Ghifari Al Hafidz, Pimpinan Pondok Pesantren Baiatussalam.

Baca Juga:  Si kembar Kompak Curi Vespa

Dalam kesempatan itu, Firdaus Hasbullah menjelaskan berbagai program seperti pendidikan dan kesehatan yang dampaknya nanti bisa dirasakan langsung oleh masyarakat termasuk pondok pesantren.

Tak hanya itu, dalam momentum maulid Nabi Muhammad SAW juga,Firdaus Hasbullah mengajak jemaah yang hadir untuk meniru Akhlak Nabi yang bukan hanya untuk dibaca dalam kitab, akan tetapi untuk dipraktekan dalam kehidupan, termasuk salah satunya sikap lapang dada dan kasih sayang.

Baca Juga:  LRT Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Baru Sumsel

“Zaman kita hari ini bukan kekurangan ilmu. Kita punya teknologi, koneksi, dan kemajuan. Tapi yang sering hilang adalah sentuhan akhlak — adab, kesantunan, kelembutan hati,” tambahnya.

Oleh karena itu, momentum Maulid ini bukan hanya perayaan, tapi pengingat arahagar senantiasa menumbuhkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.#udi

Komentar Anda
Loading...