DPRD Sumsel  Soroti Truk Berat di Palembang, Parkir Sembarangan Hingga Ganggu Warga

18
H Nopianto S.Sos MM (BP/IST)

Palembang, BP- Aktivitas kendaraan berat yang melintasi jalan-jalan utama di Kota Palembang di luar jadwal yang telah ditentukan mendapat sorotan serius dari Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), H. Nopianto.

Menurutnya, kehadiran truk-truk besar yang seharusnya hanya diizinkan masuk ke kawasan kota setelah pukul 22.00 WIB, justru semakin sering terlihat melintas bahkan berhenti sembarangan di siang maupun sore hari. Hal ini dinilai merugikan masyarakat, terutama pengguna jalan lain yang terganggu kenyamanan dan kelancaran lalu lintasnya.
“Regulasinya sudah jelas, kendaraan berat baru boleh masuk ke wilayah kota di atas jam 10 malam. Itu untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Namun kenyataannya, sekarang banyak truk yang justru parkir di jalan-jalan protokol seperti Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Nurdin Panji, hingga depan Pusri. Kondisi ini jelas mengganggu aktivitas warga,” tegas Nopianto saat kegiatan Reses Masa Sidang III DPRD Sumsel Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh anggota DPRD Sumsel Dapil II di Kota Palembang, Rabu (27/8/2025) di Universitas Aisyiyah (Unisa) Palembang.
Ia menjelaskan, pihaknya sering mendapat laporan dari masyarakat terkait truk-truk besar yang memarkir kendaraannya di sembarang tempat. Bahkan, meski sudah dilakukan penertiban oleh Dinas Perhubungan, para sopir kerap kembali menggeser lokasi parkir mereka ke titik-titik lain di sekitar kota.
“Sudah beberapa kali kita lakukan penertiban. Pernah di Jalan Nurdin Panji, kita usir, pindah lagi ke Jalan Soekarno-Hatta. Kita tertibkan di sana, bergeser lagi ke Kalidoni atau depan Pusri. Ini jelas membuat keresahan warga. Artinya, perlu ketegasan dari aparat untuk mengawasi dan menindak pelanggaran tersebut,” tambahnya.
Selain itu, Nopianto juga menyinggung perlunya perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas umum, khususnya penerangan jalan.
 Menurutnya, keberadaan lampu jalan yang memadai sangat penting untuk mendukung keselamatan masyarakat saat berkendara di malam hari, sekaligus mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat minimnya pencahayaan.
“Kami juga mendorong pemerintah agar stand by di lapangan. Tidak hanya menunggu laporan, tapi aktif melakukan pengawasan. Baik itu soal kendaraan berat yang melanggar aturan maupun penerangan jalan yang masih minim,” kata politisi Partai Nasdem ini.
Dengan adanya penertiban yang konsisten, Nopianto berharap ketertiban lalu lintas di Kota Palembang dapat lebih terjaga, sehingga masyarakat bisa merasakan kenyamanan dalam berkendara tanpa terganggu oleh aktivitas truk-truk besar yang melanggar aturan.#udi
Baca Juga:  UMP Akan Gelar Lokakarya Tingkat Penggalang dan Penegak se-Sumsel
Komentar Anda
Loading...