Kesbangpol Palembang Gelar Rakor FKDM

37
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palembang menggelar Rapat Koordinasi Konflik Sosial dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dengan tema “Peran Serta FKDM dalam Mengatasi Konflik Sosial di Kota Palembang.” Acara ini berlangsung di Guns Café and Resto, Selasa (8/7/2025).(BP/ist)

Palembang, BP- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palembang menggelar Rapat Koordinasi Konflik Sosial dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dengan tema Peran Serta FKDM dalam Mengatasi Konflik Sosial di Kota Palembang. Acara ini berlangsung di Guns Café and Resto, Selasa (8/7/2025).

Rapat koordinasi ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi dan organisasi, di antaranya Mayor Sarbanu, PASIIN

TEL Kodim 0418/Palembang, Mayor Infanteri Mulyaman, S.E., Agen Intelijen Ahli Madya BINDA Sumsel, Gunawan, S.H., M.Si., Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Sumsel, Perwakilan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Organisasi kepemudaan seperti Gencar dan Pemuda Pancasila dan Perwakilan mahasiswa dari Universitas IGM dan UIN Raden Fatah Palembang

Baca Juga:  Tiket Pesawat Mahal, PHRI Dan Disbudpar Sumsel Antisipasi Dengan Kartu Super Sumsel

Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang, Rudi Indawan, S.H., M.Kn.,  menyoroti potensi konflik sosial yang dapat muncul di tengah masyarakat. Ia menegaskan perlunya sinergi antara seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

“Kesadaran akan potensi konflik dan kemampuan untuk mendeteksinya sejak dini sangat penting. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujar Rudi.

Baca Juga:  Kepala Kejari Sumbawa Barat Lantik Andri Setiawan, Wong Kito, sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti

Senada dengan itu, Mayor Sarbanu menyatakan bahwa peningkatan kesadaran bela negara adalah bagian penting dari upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “TNI siap mendukung deteksi dini dan penanganan potensi konflik sosial yang muncul di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Mayor Infanteri Mulyaman, S.E., dari BINDA Sumsel menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat. “Deteksi dini dan komunikasi aktif antar lembaga adalah kunci dalam mencegah gangguan stabilitas keamanan,” ujarnya.

Baca Juga:  Minggu Pertama April, 37 Pengedar Narkoba di Tangkap

Gunawan, S.H., M.Si., dari Kemenkumham Sumsel turut menyampaikan pentingnya integritas dan dedikasi dalam menjalankan pelayanan hukum. Ia menyatakan bahwa lembaganya siap mendukung upaya pencegahan konflik melalui edukasi hukum dan penguatan kelembagaan di tingkat lokal.

Ketua panitia sekaligus Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kota Palembang, Kartika Dewi, S.Pd., M.S.I., menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta. Ia berharap forum ini menjadi ruang strategis dalam membangun koordinasi dan kewaspadaan terhadap potensi konflik sosial di Kota Palembang.#udi

Komentar Anda
Loading...