Aripin Kalender: Jabatan Kepala BUMD dan Kadis Palembang Harus Diisi Profesional

139
Aripin Kalander (BP/udi)

Palembang, BP- Tokoh pemuda Sumatera Selatan, Aripin Kalender, menyuarakan kritik tajam terhadap pola rekrutmen pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, khususnya untuk jabatan Kepala Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Kepala Dinas (Kadis).

Menurutnya, posisi strategis tersebut seharusnya diisi oleh kalangan profesional yang memiliki kompetensi dan rekam jejak yang terbukti, bukan oleh orang-orang dari lingkaran tim sukses kepala daerah.
Aripin menyampaikan keprihatinannya atas maraknya praktik penempatan jabatan strategis berdasarkan kedekatan politik.
“Kita sangat menyayangkan apabila jabatan penting diisi oleh orang-orang yang tidak kompeten, hanya karena mereka pernah menjadi bagian dari tim sukses. Hal ini berisiko menurunkan kualitas pelayanan publik dan menghambat pembangunan,” ujarnya, Senin (27/5/2025).
Menurut Aripin, BUMD sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi ekonomi, seharusnya dipimpin oleh individu yang memiliki kemampuan manajerial dan pengalaman bisnis yang mumpuni.
 Sementara jabatan Kadis memerlukan kepemimpinan teknis yang kuat, mengingat kompleksitas dan tantangan di sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lainnya.
“BUMD itu harus menghasilkan keuntungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kalau dipimpin oleh orang yang hanya punya kedekatan politik, tanpa kapasitas, maka jangan heran kalau kinerjanya jeblok. Begitu juga Kadis. Jabatan itu membutuhkan orang yang tahu teknis, paham regulasi, dan punya visi, bukan sekadar loyalis politik,” tambahnya.
Aripin juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi jabatan. Ia mendorong agar Pemerintah Kota Palembang melibatkan lembaga independen atau panitia seleksi profesional dalam setiap pengisian posisi strategis, demi menjamin bahwa yang terpilih benar-benar orang yang layak.
“Kalau ingin Palembang maju, kita butuh orang-orang terbaik di setiap posisi, bukan orang-orang yang hanya jago berkampanye,” tegas Aripin.
Pernyataan Aripin Kalender ini mendapat beragam tanggapan dari berbagai pihak, baik dari kalangan aktivis, akademisi, hingga masyarakat umum yang mendukung agar birokrasi di Palembang lebih profesional dan bersih dari intervensi politik praktis.
” Pak Ratu Dewa adalah KDM kedua seperti Gubernur Jabar karena dikenal merakyat dan mengurusi rakyat,” katanya.#udi
Baca Juga:  Sumsel Belum KLB DBD
Komentar Anda
Loading...