Handphone Pegawai Lapas Kelas II A Banyuasin Diperiksa Pakai PHP, Ada Apa ya?
Lubuklinggau, BP- Guna meminimalisir dan mendeteksi dini terjadinya peredaran handphone di dalam Lapas Kelas II A Banyuasin, Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) menggunakan aplikasi Sistem Pengontrolan Handphone Pegawai (PHP)
Penguatan penggunaan aplikasi PHP ini diharapkan mamp mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di dalam Lapas Kelas II A Banyuasin, Sumsel.
Adapun cara kerja aplikasi Sistem Pengontrolan Handphone Pegawai (SIPHP), dengan cara scan barcode handphone milik pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Di mana seluruh handphone milik pegawai yang bertugas di Lapas Kelas IIA Banyuasin akan dicek satu persatu setiap mau masuk ke dalam lapas.
“Satu persatu handphone pegawai Lapas Kelas II A Banyuasin menggunakan aplikasi SIPHP atau scan barcode, tujuannya untuk memastikan bahwa handphone yang dibawa pegawai tersebut memang benar miliknya, bukan hadhponone orang lain, apalagi titipan orang lain untuk dibawa ke dalam lapas,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie melalui Kepala KPLP, Dedy Krihastoni, Senin, 19 Mei 2025.
Dikatakannya, pemantauan hanphone melalui barcode dilakukan kepada seluruh pegawai Lapas Kelas II A Banyuasin, khususnya petugas Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakat.
“Kami tidak ingin ada oknum pegawai yang memasukkan handphone selain miliknya ke dalam lapas, jadi setiap pegawai akan ketahuan mana handphone miliknya atau bukan melalui cek scan barcode, karena akan tampal disitu identitas sekaligus detail bentuk fisik handphone milik petugas,” jelasnya.
Dia menyadari, penerapan Kembali aplikasi SI PHP, dengan mengkroscek handphone pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin tidak akan berhasil dan sukses tanpa dukungan dari semua pihak.
“Diharapkan semuanya mendukukung program SIPHP ini, supaya keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Banyuasin selalu terjaga,” pungkasnya.