Belum Miliki Kantor Permanen UPTD Samsat Palembang III  Lapor Ke DPRD Sumsel

18
Reses tahap I Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil Sumsel II (Ilir Timur 1, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang di gelar ke UPTD Samsat Palembang III, Selasa (31/1).(BP/IST)

Palembang, BP- Reses tahap I Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil Sumsel II (Ilir Timur 1, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang di gelar ke UPTD Samsat Palembang III, Selasa (30/1).

Koordiator reses Dr H Budiarto Marsul SE MSi mengatakan,  pihaknya berkunjung ke sini UPT Samsat Palembang III mau melihat bagaimana kinerja setelah 1 tahun lalu pernah ke Samsat Palembang III.

“Sekarang ternyata bagus sekali, dan hasilnya dari target yang ditentukan melampaui dari target yang ditentukan. Hasil yang diperoleh oleh UPT Samsat Palembang III ini mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi UPTD yang lain untuk terus berprestasi. Karena dari hasil yang dicapai inilah kita bisa melakukan pembangunan di Sumatera Selatan. Jadi makin baik pendapatan UPTD ini maka kita akan dapat membangun lebih banyak lagi. Kita ucapkan terima kasih kepada pegawai yang sudah bekerja dengan, dan  ini harus terus ditingkatkan,” katanya.

Baca Juga:  Motor Dirampas Tujuh Begal Bersenjata

Untuk persoalan kantor, Budiarto menuturkan, mereka ingin ada kantor permanen  Tapi kendalanya soal tanah.

“Nanti kita coba carikan solusinya untuk tanah. Kalau sudah ada tanah yang strategis untuk memudahkan orang untuk membayar pajak segala macam itu, susah karena harganya mahal. Kalau ada yang memungkinkan harganya, dan lokasinya mudah dijangkau masyarakat bisa kita uruskan,” katanya.

Baca Juga:  Tinjau Ulang Perda Retribusi Tower

Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Palembang III Dimas mengatakan,  target untuk tahun ini Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)   Rp 179.184.120.000, sampai kemaren sudah realisasi Rp 15.185.908.900 atau 8,48 persen. Untuk target BBN-KB Rp 147.558.590.000 sampai kemaren sudah terealisasi Rp 14.596.580.000 atau 9,88 persen. Untuk kumulatif sudah mencapai 9,11 persen sampai kemaren.

“Alhamdulillah sampai hari ini kita belum menemui kendala. Karena kita untuk yang tunggakan kita menggunakan sistem door to door untuk di bidang seksi penagihan selalu keliling tiap hari untuk menagih pajak-pajak yang tertunda itu dari rumah ke rumah,” katanya.#udi

Komentar Anda
Loading...