Ratusan Rumah Warga Kena Dampak Banjir,  Kades Gumay Minta Normalisasi Sungai

16
Suasana reses tahap I Tahun 2024, anggota DPRD Sumsel, H Nurul Aman SH di Kabupaten Muara Enim, Selasa (30/1).(BP/IST)

Palembang, BP- Hujan deras yang mengguyur Kota Prabumulih, beberapa hari lalu, telah membuat ratusan rumah terdampak banjir. Termasuk 150 rumah di Desa Gumay Kecamatan Gelumbang Kota Prabumulih, yang ikut terendam.

Kabar kurang mengenakkan ini disampaikan langsung oleh Kades setempat, saat menghadiri reses tahap I Tahun 2024, anggota DPRD Sumsel, H Nurul Aman SH di Kabupaten Muara Enim, Selasa (30/1).
“Kami warga Desa Gumay sangat bersyukur karena berkesempatan untuk bertatap muka, sekaligus menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi warga Desa Gumay, dan desa lainnya di Muara Enim,” ujar Kades Gumay Kec Gelumbang Muara Enim.
Menurutnya, saat ini ada persoalan besar yang dihadapi warganya, yakni masalah banjir yang kerap menghampiri mereka setiap hujan lebat tiba.
Kondisi ini katanya, terjadi akibat sungai yang ada di wilayah itu mengalami pendangkalan. Sehingga hujan deras sebentar saja, sungai sudah penuh dan meluber ke pemukiman warga.
Untuk itu, pada kesempatan ini mereka minta pemerintah mengalokasikan anggaran untuk normalisasi sungai.
Dikatakannya, dengan adanya normalisasi, bukan hanya pemukiman warga yang terselamatkan. Tetapi persawahan warga juga bisa difungsikan dengan baik
Selain masalah normalisasi sungai, Kades Gumay juga menyebut, saat ini desanya mempunyai 135 hektar lahan desa.
Agar lahan tersebut bisa bermanfaat, mereka minta pemerintah memberikan alat berat seperti Jonder. Sehingga lahan itu bisa dikelola dan hasilnya untuk mensejahterakan warga.
Menanggapi usulan tersebut, Anggota DPRD Sumsel, asal dapil VI, meliputi Kabupaten Muara Enim, Pali dan Kota Prabumulih Nurul Aman mengatakan, masalah normalisasi sungai ini telah dia catat dan akan disampaikan ke rapat paripurna.
Selain itu, dirinya juga akan menyampaikan ke komisi yang membidanginya. Agar bisa ditindaklanjuti.
Begitu pula dengan aspirasi soal alat berat pertanian. Nanti akan disampaikan ke dinas terkait, agar bisa direalisasikan, baik menggunakan APBD Perubahan 2024 ataupun APBD Induk 2025.#udi

Baca Juga:  Parpol  di Sumsel Tolak Sistem Pemilu Tertutup
Komentar Anda
Loading...