Menjadi Pemilih Cerdas    

67

Oleh : Muhammad Akbar Putra Arianto ( Mahasiswa  Fakultas Hukum ,

Universitas Sriwijaya , Angkatan Tahun 2023)

 

Menjadi pemilih cerdas, agar masyarakat tidak asal mencoblos calon legislatif atau eksekutif yang akan dipilih melalui pemilihan umum. Perlu diketahui di zaman teknologi yang sangat canggih ini terkadang masyarakat hanya memandang calon lagislatif atau eksekutif yang akan dipilih bagus semua karena bagaimana pun tugasnya tetap dilaksanakan jika calon legislatif atau eksekutif terpilih, lalu bagaimana menjadi pemilih cerdas?.

 

  1. Definisi pemilih cerdas

Pemilih cerdas adalah bagaimana cara masyarakat memilih calon legislatif atau eksekutif dengan menggunakan pikiran yang teliti agar masyarakat tidak asal nyoblos.

  1. Kenapa masyarakat asal mencoblos
Baca Juga:  Polda Sumsel Bantah Tudingan Mularis Djahri, Kabid Humas Polda Sumsel “Akan Kita Buktikan Itu Nanti

Masyarakat asal mencoblos karena masyarakat berfikir calon legislatif atau eksekutif yang mereka pilih hanya sekedar memperkaya diri daripada mendengarkan keinginan dan aspirasi masyarakat jadi daripada kami golput lebih baik asal mencoblos.

  1. Bagaimana menjadi pemilih cerdas

Menjadi pemilih cerdas adalah harus memperhatikan intelektual,kualitas dan karier yang dimiliki oleh calon legislatif atau eksekutif.

Di tahun pemilu ini masyarakat diharapkan mendapatkan pencerahan yang segar terkait pemilu yang sedang panas, agar pencerahan yang diberikan tidak hanya asal mendapatkan cap tinta ungu di jari manis  sebelah kanan tetapi sebelum mendapatkan cap tinta ungu di jari manis sebelah kanan masyarakat harus mengetahui intelektual dari seorang calon legislatif atau eksekutif agar dengan intelektual yang dimiliki oleh calon legislatif atau eksekutif bisa membawa perubahan pada masyarakat  yang lebih baik lagi, intelektual juga berguna untuk memberikan gagasan kedepan yang disampaikan oleh calon legislatif atau eksekutif, cara dia berkata pun adalah bagian dari intelektual, karena dengan intelektual disandingkan perkataan manghasilkan suatu gagasan yang dapat memecahkan masalah sedang terjadi atau yang akan terjadi kedepannya.

Baca Juga:  Soal Penangkapan Selegram Palembang Adelian Putri Salma, Ini Tanggapan  Polda Lampung

Kualitas yang dimiliki oleh calon legislatif atau eksekutif haruslah kualitas yang dekat dengan masyarakat, mendengarkan keinginan dan aspirasi masyarakat dan lain-lain jangan hanya melihat gelar dari calon legislatif atau eksekutif saja sebagai kualitasnya tetapi cara dia dekat dengan masyarakat pun juga harus diperhatikan.

Kariernya harus diperhatikan karena karier adalah pengalaman jabatan yang pernah ia duduki sehingga dengan adanya pengalaman masyarakat bisa menilai bahwa pasti selama masalah-masalah yang pernah dia tangani bisa selesai secara cepat

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kapolda Sumsel ke Polres Lubuklinggau

4.  Jadilah Pemilih Cerdas 

Masyarakat haruslah memperhatikan intelektualnya, kualitasnya dan kariernya dari seorang calon legislatif atau eksekutif, jangan hanya memperhatikan visi dan misi saja agar prinsip asal nyoblos bisa hilang dikalangan pemilu yang sedang panas ini. Setelah membaca artikel ini diharapkan dapat menjadi pemilih cerdas. #udi/rill

Komentar Anda
Loading...