Hadapi Nataru , Ini Pesan Kapolda Sumsel  

28
Kepolisian daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral bersama stakeholder terkait untuk persiapan pengamanan rangkaian kegiatan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) , bertempat dilantai VII Auditorium Gedung Utama Presisi Mapolda   Sumsel Kamis (14/12).(BP/IST)

Palembang, BP- Kepolisian daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral bersama stakeholder terkait untuk persiapan pengamanan rangkaian kegiatan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) , bertempat dilantai VII Auditorium Gedung Utama Presisi Mapolda   Sumsel Kamis (14/12).

 

Rakor ini dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol.A.Rachmad Wibowo SIK Wakapolda Brigjen Pol M. Zulkarnain SiK MSi ,bersama seluruh stakeholder yang ada siap melayani dan mengamankan masyarakat yang akan merayakan natal dan tahun baru 2024.

 

Hal ini disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol A.Rachmad Wibowo usai Rakor lintas sektoral Kesiapan Operasi Lilin 2023 bersama stakeholder terkait di gedung Presisi Mapolda Sumsel Kamis (14/12).

 

Dikatakan Rachmad berdasarkan prediksi menteri perhubungan RI diperkirakan sekitar 120 juta orang yang akan mudik merayakan natal dan tahun baru 2024.

 

Baca Juga:  Pilpres 2019, Netralitas TNI Harga Mati

“Ada peningkatan sekitar 43 persen, oleh karena itu kami bersama seluruh stakeholder yang ada di Sumsel bersama sama menyatakan siap melayani dan mengamankan masyarakat yang akan merayakan natal dan tahun baru 2024,”kata Irjen Pol A. Rachmad Wibowo.

 

Dikatakan, Rachmad dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024 Polda Sumsel menerjunkan 3097 personel gabungan terdiri dari stakeholder terkait. Ada beberapa isu yang fokus dilakukan pihak kepolisian bersama stakeholder yang ada dalam mengamankan perayaan Natal diantaranya isu lalu lintas terutama terkait dengan perlintasan kereta api dan jalur rawan kecelakaan di Sumsel.

 

“Dijalur ini akan dilakukan rekayasa atau manajemen pengaturan lalu lintas kereta api yang diharapkan bisa ditingkatkan traffic nya antara pukul 21 00 sampai pukul 06.00 pagi,”ungkapnya.

 

Dengan ditingkatkan traffic ini, diharapkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan Palembang menuju kearah barat dan sebaliknya sebaiknya dilakukan sebelum pukul 21.00 wib secara teknis ini akan disusun oleh PT kereta api Indonesia.

Baca Juga:  Dampingi Kelompok Tenun Serat Nanas Pertama di Prabumulih, Pertamina EP Prabumulih Field Dorong Produk Lokal Terus Berkembang

 

“Untuk jalur rawan kecelakaan terdapat diperlintasan tol Palembang Kayu Agung disini jalannya bergelombang karena dibangun diatas lahan gambut dan PT waskita karya selalu meningkatkan upaya keselamatan lalu lintas dijalur ini,”tambahnya.

 

Lebih lanjut dikatakan Rachmad, kepolisian dari Ditlantas Polda Sumsel juga akan meningkatkan patroli terutama dimalam hari dan memberikan rambu dengan keberadaan mobil dengan lampu menyala untuk mengingatkan pengendara agar tidak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

 

“Isu lainnya terkait kestabilan dan ketersediaan sembako serta BBM. Dari bulog dan Pertamina menyampaikan walaupun ada kenaikan harga beberapa bahan pokok namun dijamin ketersediaan barangnya begitu juga dengan BBM yang menjadi permasalahan adalah antrian kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU cukup panjang,”jelas Alumni Akpol 93

Baca Juga:  Kakanwil Ilham Djaya Temui Dirjen Imigrasi Silmy Karim, Ini yang Dibahas

 

Maka langkah langkah yang diambil kepolisian bersama stakeholder terkait adalah dengan meningkatkan pengamanan di SPBU agar tidak ada lagi orang orang yang melansir BBM subsidi yang digunakan untuk industri apakah itu industri perkebunan maupun industri pertambangan.

 

“Kami juga akan meminta Pertamina untuk menyediakan mobile dispenser untuk melayani masyarakat yang mengantri di SPBU supaya tidak terlalu panjang,”bebernya.

 

Isu terakhir dijelaskan Rachmad terkait Covid 19 di Sumsel ada beberapa pasien penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Rachmad menghimbau kepada seluruh masyarakat di Sumsel agar tetap kembali mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan dan tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan bila mana ada gejala batuk, filek dan demam segera periksa ke dokter.#udi

Komentar Anda
Loading...