Disnaker Palembang Terima Pengaduan Karyawan di Pecat Tanpa Pesangon dan Uang Jaminan Tak Dikembalikan

126
kantor Disnaker kota Palembang (BP/IST)

Palembang, BP- Kabid Syarat Kerja dan Hubungan Industrial, Disnaker Palembang, Dasril, mengaku ada beberapa mantan karyawan PT PSP yang melapor ke Disnaker Palembang.

 

“Sekitar 9 November 2023, kami sudah terima laporan dari mantan karyawan PT PSP. Laporan yang kami terima soal tidak diberikannya hak karyawan, yakni, BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, gaji, uang jaminan masuk kerja yang belum dikembalikan, dan tidak ada pesangon,” kata Dasril, Rabu (22/11).

 

Dasril mengaku, pihaknya sudah menindaklanjuti, persoalan tersebut, dengan cara melakukan pemanggilan terhadap perusahaan tersebut sebanyak dua kali, yakni pada 9 November 2023 dan 14 November 2023, tapi nyatanya perusahaan tersebut mangkir dan tidak hadir.

Baca Juga:  Pelaku Pencabulan Dibekuk

 

“Pada intinya pemanggilan Bipartit 1 dan 2 adalah untuk mediasi perundingan antara perusahaan dan karyawan. Tapi pihak perusahaan tidak hadir 2 kali pemanggilan, ketiga, kami akan kirimkan surat secara langsung dan mendatangi kantor PT PSP tersebut,” tegasnya.

Salah seorang mantan karyawan yang dipecat, AN, mengatakan, ia dipecat sejak 9 Juni 2023 lalu, dan tidak diberikan pesangon. Padahal, saat masuk kerja ia memberikan uang jaminan kepada PT PSP, sebagai syarat bekerja di perusahaan tersebut.

Baca Juga:  Bank Mandiri Gandeng Operator Telekomunikasi

“Kami dipecat begitu saja. Surat pemecatan ditandatangani langsung oleh, Dirut PT PSP Mudrika Candra. Selama bekerja, kami diperlakukan seperti robot. Bekerja hampir 16 jam per hari dan tanpa libur dan jatah cuti, tidak ada BPJS ketenagakerjaan, BPJS kesehatan, dan tidak ada gaji. Intinya kami seperti babu, waktu awal masuk kerja wajib memberikan uang jaminan senilai Rp 5 atau juga yang lebih, sampai sekarang tidak ada itikat baik perusahaan untuk mengembalikannya,” kata AN.

Baca Juga:  Duet Apriyadi-Toha Berpotensi Menang di Pilkada Muba

Hal serupa diungkapkan mantan karyawan lainnya, MA, yang diberhentikan pada 12 Juli 2023, ia bersama puluhan mantan karyawan PT PSP, sudah mengadukan nasibnya kepada Disnaker Palembang.

“Kami berharap perusahaan ini ditutup, dan hak kami pesangon dan uang jaminan ketika masuk kerja dikembalikan,” katanya.#udi

 

Komentar Anda
Loading...