Keroyok Korban,  2 Pelaku Ditangkap Polisi

44

Seorang pemuda inisial RI menjadi korban pengeroyokan oleh 2 pria Riyan alias Sarawi (24), warga Jalan Perindustian II Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, dan rekanya. Muhamad Amza (23) warga Jalan Swadata Lorong Lebak Harapan I Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar setelah  korban selesai melakukan transksi dengan wanita yang dia pesan dari aplikasi MiChat.(Bp/ISt)

Palembang, BP- Seorang pemuda inisial RI menjadi korban pengeroyokan oleh 2 pria Riyan alias Sarawi (24), warga Jalan Perindustian II Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, dan rekanya. Muhamad Amza (23) warga Jalan Swadata Lorong Lebak Harapan I Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar setelah  korban selesai melakukan transksi dengan wanita yang dia pesan dari aplikasi MiChat.

Pelaku  kini sudah ditangkap  petugas Pidum (Pidana Umum) dan Tekab 134, Polrestabes, Palembang Pimpinan Kanit AKP Robert Sihombing dan Kasubnit Ipda Kristian.

Diketahui, aksi pengeroyokan yang dilakukan kedua pelaku membuat korban pun terjatuh dari lantai 3 sebuah kostan di Palembang.

Baca Juga:  Di RSMH 13 Pasien Berstatus PDP Sembuh, 8 Pasien Tinggal Tunggu Hasil Tes Sampel

Informasi yang dihimpun, aksi pengeroyokan yang dilakukan dua sabahat ini terjadi pada, Rabu, (23/8), malam.

“Jadi ada dua pelaku pengeroyokan yang kita amankan, berawal dari adanya laporan korban RI,” ungkap Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah melalui Wakasat AKP Iwan Gunawan, Minggu, (27/8).

Berawal saat teman perempuan kedua pelaku yakni OK, menerima order MiChat untuk berhubungan badan dengan korban sebanyak satu kali.

Setelah sepakat dengan harga yang ditentukan, korban dan Ok bertemu bertemu di RS Kost.

Baca Juga:  Megawati Pilih Ganjar, Capres dari PDIP

Namun lantaran korban saat itu sedang dipengaruhi minuman miras, Ok meminta kepada RI melakukan hubungan tersebut dengan kesepakatan yang sudah ditentukan.

Namun ternyata, korban tidak memenuhi kesepakatan tersebut.

Hal ini membuat OK marah dan meminta bantuan temannya Riyan dan Amza.

Saat korban keluar kamar, disitulah dia terpaksa melompat dari lantai 3 kostan tersebut.

“Berawal cek-cok mulut, kemudian OK melaporkan hal tersebut kepada dua rekannya yang sudah kita amankan. Dimana hanya persoalan (maaf-red), jangan keluarkan didalam. Tetapi korban malah keluarkan didalam. Kemudian kedua tersangka ini diduga mau memerasan korban dan terjadi pengeroyokan tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Polda Sumsel Siapkan Personil 440 Orang Untuk Amankan Kampanye Capres

“Selain mengamankan kedua tersangka kita juga mengamankan barang bukti berupa 1 helai baju kemeja warna Merah yang dikenakan salah satu pelaku saat penggeroyokan tersebut,” katanya.

Tersangka  Riyan mengakui perbuatannya telah melakukan aksi penggeroyokan terhadap korban ,

“Saya saat itu ingin menengahi saja pak. Namun kata korban saya mau memerasan. Terjadi cek-cok mulut yang akhirinya korban kami keroyok dan melompat dari lantai3,” katanya.#udi

 

 

Komentar Anda
Loading...