Dipimpin Teddy, OKU Terima Sejumlah Penghargaan

24

 

BATURAJA, BP- Selama masa kepemimpinan Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, Kabupaten Ogan Komering Ulu menerima sejumah deretan prestasi dan penghargaan tingkat nasional. Hal ini tentu saja menjadi kado terindah pada perayaan HUT OKU ke 113 tahun 2023.

Hal ini diketahui dalam video selayang pandang Kabupaten OKU yang disaksikan secara langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama para tamu undangan dan masyarakat OKU yang hadir dalam paripurna istimewa ke V perayaan HUT OKU ke 113 di Gedung Kesenian Baturaja.

Adapun prestasi keberhasilan dan penghargaan itu diantaranya, Kabupaten OKU menerima penganugerahan Kabupaten layak anak tahun 2023 katergori pratama. Kemudian OKU meraih Wajar Tanpa Pegecualian atas pelaksaan dan penyelenggaraan administrasi keuangan, WTP ini merupakan ke 8 kalinya.

Baca Juga:  Tujuh Kawasan Palembang Rentan Kebakaran

Kemudian OKU terpilih menjadi salah satu kabupaten di Sumsel sebagai pilot project Smary City. OKU sebagai Kabupaten terbaik di Sumsel dalam prevalensi penurunan stunting terbaik ke 2 di Sumsel tahun 2023. OKU meraih penghargaan tingkat nasional yakni Penghargaan Sertifikasi eleminiasi malaria yang diberikan oleh kementrian kesehatan di IKN.

Dibindang pertanian dan nelayan PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah meriah penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan tahun 2023. Masih tingkat nasional OKU berhasil meraih penghargaan kovergensi penurunan angka stunting tahun 2023.

Baca Juga:  Pertamina Rangkul Siswa SDN Merbau Untuk Turut Jaga Daerah Aliran Sungai

OKU juga meriah penghargaan TOP BUMD Award, OKU meraih 4 kategori penghargaan. Belum lama ini Kabupaten OKU meraih penghargaan TOP 10 berorientasi pada pelayanan.

Berdasarkan data BPS Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten OKU Pasca pandemic covid 19 mengalami peningkatan mencapai 70,24 atau tumbuh 0,83 persen atau meningkat 0,64 poin. Peningkatan IPM OKU berada pada level atau kategori tinggi.

Pencapaian itu merupakan pertama kalinya IPM OKU berpredikat tinggi ada 3 komponen pembentuk IPM yakni Dimesi kesehatan, pengetahuan atau pendidikan dan daya beli atau ekonomi masyarakat.

Peningkatan IPM di OKU juga di barengi dengan angka kemiskinan menurun menjadi 11,61 Persen atau turun sebesar 1,01 persen. memberantas atau menbgurangi angka kemisikinan bukanlah hal yang sederhana atau semudah membalikan telapak tangan, sehingga penurunan angka kemiskinan 1 digit lebih merupakan prestasi yang sangat luar biasa.

Baca Juga:  Tim Kesenian Kodam II Sriwijaya, Hipakad dan KPD Sumsel Sukses Pukau Penonton

Selain itu OKU juga menjadi salah satu Kabupaten terbaik di Indonesia dalam penurunan angka stunting yakni 19 persen yang sebelumnya berada di angka 31 persen. begitu juga pada sektor ekonomi yang mulai meningkat pasca pandemic covid 19 hal itu dibuktikan dengan daya beli masyarakat yang semakin meningkat. #her/bp

Komentar Anda
Loading...