RRI Palembang Gandeng KPU dan Bawaslu Sumsel Menuju Pemilu Cerdas

39
Gerakan Cerdas Memilih (GCM) menuju pemilih cerdas yang merupakan  program Radio Republik Indonesia  (RRI ) Palembang  berkerjasama dengan  menggandeng KPU dan Bawaslu  Sumatera Selatan (Sumsel) untuk ikut mensukseskan Pemilu 2024, Rabu, ( 31/5)(B{/IST)

Palembang, BP- Gerakan Cerdas Memilih (GCM) menuju pemilih cerdas yang merupakan  program Radio Republik Indonesia  (RRI ) Palembang  dengan  menggandeng KPU dan Bawaslu  Sumatera Selatan (Sumsel) untuk ikut mensukseskan Pemilu 2024, Rabu, ( 31/5)

Acara yang diawali games games menarik dimulai pukul 09. 000 WIB secara offair, seperti games Jujur Adil (Jurdil) dan pertanyaan terkait maskot Pemilu 2024.

Semua peserta sangat antusias jelang acara on air yang dimulai pukul 10.00 WIB

 

Kepala Stasiun LPP RRI Palembang, Drs Joko Purnomo , M. M mengatakan pemilu damai sejuk dan demokratis menjadi harapan semua pihak , sehingga informasi politik yang berkualitas, proposional dan adil harus diwujudkan melalui koordinasi antar lembaga dan stakeholder terkait.

 

“Sebagai media publik milik bangsa yang bertannggung jawab memberikan informasi dan edukasi politik yang sehat , RRI menggelar program Gerakan Cerdas Memilih di seluruh satuan kerja RRI,” ungkap Joko, saat sambutan peresmian GCM, Rabu (31 /5)

 

Menurut Joko, proporsi pemilih pemula masih mendominasi  55 hingga 60 perse, sehingga informasi penting terkait  Pemilu sangat dibutuhkan. “ Atas dasar itulah, RRI meluncurkan program GCM,” sambungnya.

Baca Juga:  Ranking 2 di Tingkat LLDikti 2, UBD Melaju ke NUDC Tingkat Nasional

 

Peresmian GCM dikatakan Joko, edukasi yang yang dikemas dalam variety show yakni kolaborasi hiburan dan warna yang lebih segar.

 

” Menyampaikan informasi Pemilu dengan sasaran utama pemilih pemula, perempuan dan disablitas dengan harapan menumbuhkan kepedulian, keterbukaan dan pemahaman  terhadap kondisi sosial masyarakat guna membangkitkan etika politik serta tanggung jawab politik menuju insan politik yang santun,” katanya.

Ketua Komisi  Pemilihan Umum (KPU), Amrah Muslimin mengharapan GCM dapat membentuk pemilih aktif yang menggunakan skala rasionalitas dalam menentukan pilihan, presiden dan legistatif, hingga memilih bupati dan walikota.

“ KPU menetapkan kategori pemilih dibagi menjadi dua, pemilih pasif dan pemilih aktif. Pemilh pasif , pemilih yang tidak melakukan apapun, hanya datang pada saat pencoblosan tanpa ada rasa ada nasionalitas yang digunakan,” kata Amrah.

KPU RI dan semua jajaran KPU Provinsi/ Kabupaten/ kota telah memulai tahapan pemilu sejak Juli 2022. Tahapan saat ini sedang melakukan verifikasi calon DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/ kota.

“Kita juga sudah menetapkan 18 Parpol peserta pemilu yang semuanya akan ikut kontestasi Pemilu termasuk di wilayah Sumsel,” sambung  Amrah.

Baca Juga:  Darmawan Usung Jargon PancaAsa

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel , Yenli Elmanoferi mengatakan pemilih milenial dapat berkontribusi dalam membantu Bawaslu melalui pengawasan partisipatif. Melibatkan seluruh jajaran stakeholder yang terkait terkhusus juga dari kalangan mahasiswa dan juga siswa SMA yang telah memiliki hak pilih untuk menjadi pengawas partisipatif,

“ Pengawasan partisifatif tidak hanya menggunakan hak pilihnya, namun juga bisa memahami apa yang dilakukan setelah menggunakan hak  pilihnya memastikan tidak dicrangi dan benar sesuai diinginkan pemilih itu sendiri,” ungkap Yenli.

Salah seorang dari Universitas Muhamadiyah Palembang, Chiko mengungkapkan rasa terimah kasih kepada RRI, karena tahun ini memastikan dirinya untuk memilih aktif dengan mengenali calon calon legisitaif juga presiden kedepannya.

“Selama ini kurang paham, tahun kemarin memilih golput, namun tahun iniharus memiloh, terima kasih RRI sudah memberikan edukasi,” ungkap Choki.

Acara peresmian GCM RRI Palembang dimeriahkan Old Story Band dan juga penampilan yel yel peserta. Adapun peserta dari kalangan siswa, SMK Muhamdiyah 1 Palembang, SMA Muhamdiyah 6 Palembang dan SMA Athalia Putra.

Dari kalangan perguruan tinggi, Universitas Muhamdiyah Palembang, Universitas PGRI Palembang, Unioversitas Bina Darma, Universitas Sriwijaya, Universitas Indo Global Mandiri, Universita Raden Fatah Palembang, Universitas Stisipol Candradimuka Palembang, dan STIA Satya Negara.

Baca Juga:  Kajari Muba Masuk Nominasi Peraih Adhyaksa Award 2024, Ini Tanggapan Aktivis Sumsel

Sementara tamu undangan yang hadir, mewakili Pangdam 2 Sriwijaya Aster Kodam 2 Sriwjaya  Kolonel Kav Zubaedi, S.Sos., M.M.,  mewakili Kapolda Sumsel Paur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel AKP Rama Yudha,  mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Danlanud Sri Mulyono Herlambang  Kolonel Pnb Sigit Gatot PrasyetyoM.M.O.A.S, mewakili Danlanal Palembang Paruwat BK Letda Laut K Hendra Saputra, mewakili BNN Provinsi sumsel Kabid Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat Ika Wahyu Hindaryati, SKM, M.Si, mewakili Kepala Kanwl DJpb Sumsel Kepala Bagian Umum Eko Budiyanto, KPID koordinator Bidang Kelembagaan Sumsel Metri Puspa Rini S.IP, mewakili Kepala LPP TVRI, Riduan, Kepala LKBN Antara Syarif, Ketua Aji Sumsel Fadjar Wiko, mewakili Ketua PWI Sumsel bidang pendikan Icuk M Sakir mewakili, Dinas Pendidikan Sumsel, mewakili Perwakilan Ombudsman Sumsel Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Hendrico,  Komisi Informasi Sumsel Joemarthine Chandra, Ketua Stisipol Candradimuka dan Budayawan Sumsel Ali Hanafiah.#udi

i

 

Komentar Anda
Loading...