
Palembang, BP- Perjuangan pihak Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya (AMPCB) mendesak Walikota Palembang serius dalam usaha penyelamatan cagar budaya kota Palembang terutama penyelamatan Balai Pertemuan Palembang membuahkan hasil, dimana Walikota Palembang H Harnojoyo menyetujui Balai Pertemuan Palembang di jadikan Gedung Kesenian Palembang, hal tersebut dikemukakan Walikota Palembang H Harnojoyo usai menerima audiensi Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya (AMPCB), Selasa (7/3) di ruang kerja Walikota Palembang, Lantai 7 Palembang.
Untuk itu kedepan Balai Pertemuan harus dilakukan perbaikan berdasarkan kaedah-kaedah cagar budaya lantaran kusen, pagar di curi tak bertanggungjawab dan terjadi kerusakan parah didalam Balai Pertemuan tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Antoni Yuzar mengatakan , jika nantinya Pemkot Palembang tidak ada anggaran untuk merehab Balai Pertemuan sesuai permintaan Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya (AMPCB) , maka Bantuan Gubernut (Bangub) bisa di pergunakan untuk merehab Balai Pertemuan.
“Karena Balai Pertemuan itu khan aset dan termasuk Objek Diduga Cagar Budaya yang sangat strategis dan posisinya juga di belakang kantor Walikota Palembang yang harus dibenahi , diperbaiki, di rehab, kalau Pemerintah Kota tidak ada uang bisa mengajukan ke Pemprov Sumsel dalam bentuk bantuan gubernur (Bangub) yang rutin tiap tahun,” katanya, Selasa (14/3).
Pastinya Walikota Palembang harus mengajukan usulan anggaran perbaikan Balai Pertemuan ke Gubernur Sumsel untuk mendapatkan bantuan gubernur .
“ Merehab tersesebut juga dengan bantuan gubernur lainnya , infstruktur lainnya bukan hanya Balai Pertemuan, bisa bangub tersebut diajukan melalui BPKAD,” katanya.
Untuk besaran bangub menurutnya tidak ada standar besaran yang penting sesuai kebutuhan dan ketersediaan dana yang ada di Pemprov Sumsel.
“Misalnya di beberapa daerah bangubnya ada membantu ada Rp50, Rp100 miliar seperti Banyuasin Rp100 miliar, apalagi Balai Pertemuan ini adalah aset kota Palembang yang juga bagian dari Provinsi Sumsel,” katanya.
Untuk itu menurutnya sebagian pengajuan bantuan dari Bangub dilakukan mulai sekarang yang anggarannya akan masuk di induk APBD tahun 2024 mendatang.#udi