Delapan Bulan Apriyadi Jabat Pj Bupati Muba, Ini Hasil Survey LKPI

91
Sekda Muba Drs H Apriyadi, MSi

Palembang, BP- Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) melakukan riset terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap Penjabat (Pj) Bupati Apriyadi selama memimpin kabupaten Musi Banyuasin (Muba) .

“Tingkat kepuasan publik terhadap  kinerja Penjabat Bupati (Pj Bupati) Kabupaten  Muba  selama delapan bulan memimpin  diapresiasi masyarakat baik. Sejak memimpin kabupaten Muba, masyarakat menyatakan  kinerja Pj Bupati Apriyadi yakni sangat puas (2,4 %),  puas (74,3 %), tidak puas (10,5 %), tidak puas sama sekali ( 0,2 %), dan tidak tahu atau tidak jawab ( 12,6 %),” kata Direktur Riset Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Maria Rachmatika yang didampingi M Yusuf  selaku Koordinator area, Kamis (2/3).

Capaian angka  kinerja yang di atas 75 % tersebut  pastinya merupakan apresiasi yang spontan dan sudah dirasakan masyarakat. Kurun waktu yang relatif belum lama  selama memimpin Kabupaten  yang kaya dengan sumber daya alam tersebut dipastikan Pj Bupati Muba Apriyadi sudah terlihat kinerjanya untuk berusaha semaksimal mungkin  memberikan  pelayanan, kerja serta terobosan  yang harus cepat ke masyarakat  demi bangkitya kabupaten Serasan Sekate ini.

Lebih lanjut diterangkan lembaga yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia ( PERSEPI ) ini menambahkan,  hasil survei yang digelar bisa menjadi acuan bagi Pj Bupati Muba dan jajarannya untuk menentukan  berbagai kebijakan selanjutnya.

Baca Juga:  Walid Reragui Tetap Bangga, Maroko Kalah Dengan Dada Tegak

Evaluasi dan perbaikan yang  telah dilakukan selama memimpin  Muba dan berbuah  di  angka tingkat  kepuasan publik yang baik  tentunya tidak serta merta muncul begitu saja. Dimulai dari berbagai perencanaan,  kajian, masukan, eksekusi di lapangan, kontrol langsung dan evaluasi serta dampak bagi masyarakat terhadap program-program yangsedang berjalan terus di monitor langsung oleh mantan Kadis Pendidikan Muba ini.

“Survei ini mengukur tingkat kepuasan publik di Kabupaten Muba. Berbagai parameter diuji dan dilontarkan pertanyaan ke masyarakat yang menjadi responden. Potret yang di evaluasi cukup banyak, diantaranya adalah  pelayanan publik, penanganan kesehatan, pendidikan, masalah kebakaran hutan, illegal drilling, kebersihan, banjir, pengaturan tata kota, pedagang kaki lima, kemacetan, pengendalian ketahanan pangan, kinerja camat, ASN,  transparasi lelang proyek yang ada,  air bersih, keamanan, keagamaan dan kondusivitas daerah di desa-desa serta terobosan kedepan yang akan dilakukan Pj Bupati Muba,” katanya.

Parameter yang didapatkan dari hasil survei menurutnya adalah mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Pj Bupati Muba Apriyadi di atas 75 %. Ada beberapa   bidang  yang memang harus di percepat lagi  penanganannya kedepan, misalnya jalan-jalan yang  masih rusak, illegal drilling dan itu menjadi semangat Pj Bupati dan jajarannya untuk bekerja lebih cepat lagi kedepannya. Namun,  secara statistik,  tingkat kepuasan masyarakat sudah berada di angka psikologis  yang tergolong  baik.

Baca Juga:  KPU Sumsel Bahas Peran Perempuan dan Partisipasi Politik

Wanita yang 28 tahun berkecimpung dalam lembaga survei ini lebih lanjut menerangkan, potret  kinerja PJ Bupati Apriyadi antara jajaran ASN yang dikomandoinya sebagai pemimpin  selaras dan berhasil.Apabila dilihat lebih detail data survei sampai ditingkat break down  15 kecamatan yang ada di Kabupaten Muba,  terpotret kinerja Pj Bupati Apriyadi dan Camat serta ASN  tidak  didapatkan sentimen angka yang negatif. Tingkat kinerja ASN dan Camat juga angkanya yang puas di atas 72 %.

“Artinya, ada keselarasan dan korelasi positif kinerja PJ Bupati, Camat dan ASN sebagai ujung tombak pelayan masyarakat.  Ukuran  ini merupakan indikator kinerja yang sentimennya positif dalam memimpin suatu daerah bagi kepala daerah, meskipun itu masih berstatus Penjabat Bupati (Pj),” ungkap mantan kordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI)  ini dengan lantang.

Ketika ditanya apakah hasil capaian kinerja Pj Bupati Muba Apriyadi  tersebut berdampak dengan tingat keterpilihan (elektabilitas), wanita yang biasa disapa dengan  Ika ini mengatakan untuk saat ini, elektabilitas Apriyadi berada di puncak diantara nama-nama calon yang diprediksi digadang-gadangkan maju di pilkada Muba mendatang.

Baca Juga:  PHE Jambi Merang Gelar Rangkaian Kegiatan Safari Ramadhan 1445 H

“Kalau angka-angka elektabilitas calon-calon bupati yang di gadang-gadangkan akan maju di Kabupaten Muba  secara pasti tidak ingat berapa angkanya, tapi Apriyadi yang tertingggi dari nama-nama calon tersebut. Namun,  LKPI tida tahu, apakah Apriyadi ini akan maju atau tidak di pilkada Muba mendatang. Sepertinya Apriyadi hanya fokus di Pj Bupati Muba saja, lain tidak,” tutup alumni Unsri ini.

Survei yang diselenggarakan LKPI digelar 10-20 Febuari 2023 dengan mengambil 420 responden (42 desa/kelurahan) yang tersebar secara proporsional di 15 kecamatan di Kabupaten Muba secara proporsional. Marjin of error atau tingkat kesalahan sebesar +- 5 % dengan selang kepercayaan 95 %.

Metode yang digunakan dengan menggunakan wawancara tatap muka dengan responden dan peneliti lapangan semuanya mahasiswa.  Seperti diketahui, Pj Bupati Muba Apriyadi baru-baru ini menerima berbagai penghargaan yang merupakan salah satu indikator keberhasilan kinerjanya bersama ASN dan jajarannya selama memimpin Muba.

Dalam minggu ini,  penghargaan  diberikan dari Kementrian Pertanian yakni  Inovasi Permodelan Pendampingan Program Sawit Rakyat  Dengan Capaian Luas Tanam dan Produksi Sawit  Swadaya Terbaik di Indonesia.   Kemudian penghargaan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan katagori  Penghargaan Piala Adipura Tahun 2022.#udi

 

 

 

Komentar Anda
Loading...