Dirut PT Timah dan PW MABMI Pererat Silaturahmi Dengan Kesultanan Palembang Darussalam

175
Mempererat hubungan silaturahmi, Direktur Utama PT Timah Indonesia, Achmad Ardianto bersama ketua Pengurus Wilayah (PW) Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kepulauan Bangka Belitung, Marwan Al Ja’fari  bersilaturahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jl. Sultan M. Mansyur No.776, Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat  II,Palembang, Jumat (27/1).(BP/IST)

Palembang, BP- Mempererat hubungan silaturahmi, Direktur Utama PT Timah Indonesia, Achmad Ardianto bersama ketua Pengurus Wilayah (PW) Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kepulauan Bangka Belitung, Marwan Al Ja’fari  bersilaturahmi ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jl. Sultan M. Mansyur No.776, Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat  II,Palembang, Jumat (27/1).

Kedatangan Direktur Utama PT Timah Indonesia bersama Ketua PW MABMI Kepulauan Bangka Belitung ini pun disambut langsung oleh Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH M Kn didampingi  dampingi tokoh masyarakat Babel Datok Seri Dr H Mgs. Ramli Sutanegara , R.M.Rasyid Tohir,S.H Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir.

Baca Juga:  Indonesia Kudeta Malaysia dari Puncak Klasemen Grup B Piala AFF

Menurut Achmad Ardianto, kedatangan mereka ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darusalam tidak lain untuk mempererat hubungan antar kedua belah pihak, dengan bersama-sama memperkuat adat dan budaya Melayu.

“Kita sangat berterima kasih kepada Kesultanan Palembang Darussalam, yang telah memberikan gelar sehingga untuk mempererat jalinan yang terjalin,” ujarnya disela-sela kegiatan, Jumat, (27/1).

Sehingga pihaknya berharap hubungan yang terjalin dapat terus berlanjut, dan pihaknya juga mengundang Kesultanan Palembang Darussalam untuk bisa melihat dan berkunjung ke Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga:  Manchester United Kantungi Tiket 16 Besar Usai Gulingkan Barcelona

Sementara itu, Sultan SMB IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH M Kn mengatakan, bahwa ini merupakan silaturahmi yang sangat baik dalam meningkatkan kekerabatan dan saling bersinergi.

“Kita memang memiliki keberagaman tapi memiliki tujuan yang sama untuk melestarikan dan menjaga adat budaya, kalau tidak kita siapa lagi yang bisa mempertahankannya di tengah pengaruh kapitalisme,” bebernya.

Dahulu, lanjut SMB IV, Kepulauan Bangka Belitung dan Palembang merupakan satu kesatuan, namun sekarang sudah terbelah dan menjadi Provinsi yang sangat berkembang sepeti sekarang ini.

Baca Juga:  Tambah 58 di 29 September, Kasus Covid-19 di Sumsel 5.985

“Mari kita mempererat hubungan ini bersama-sama menjaga dan melestarikan adat istiadat masing-masing,” katanya.

SMB IV menambahkan, Kesultanan Palembang Darusalam pernah memberi gelar adat kepada orang-orang terpilih pada dahulu kala.

Gelar yang diberikan itu, menurut SMB memiliki perannya tersendiri.

“Pemberian gelar-gelaran tersebut merupakan hak Kesultanan Palembang Darussalam kepada orang-orang yang memiliki kompetensi, seperti memiliki jasanya di bidang  budaya, jasanya membangun masyarakat,” kata SMB IV.

Dalam kesempatan tersebut SMB IV sempat memperlihatkan benda-benda bersejarah milik Kesultanan Palembang diantaranya Setempal  SMB II  dan sebagainya.#udi

 

 

Komentar Anda
Loading...