Jelang Pemilu, ASN Kemenag Sumsel Diimbau Tak Terbawa Arus Politik
PALEMBANG, BP – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementrian Agama (Kemenag) di Sumatera Selatan (Sumsel) diminta tidak terbawa arus politik jelang pemilihan umum (pemilu) 2024.
Demikian ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan, usai upacara Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke 77 Tahun di Griya Agung Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (3/1/2023).
Kakanwil mengajak ASN Kementerian Agama terus berinovasi meningkatkan capaian kinerja di tahun 2023 ini. Selain itu memasuki tahun politik Kakanwil mengingatkan jajarannya untuk tidak mudah terbawa arus politik.
“ASN Kemenag agar bersikap netral, bahkan menjadi pelopor dalam kerukunan di tengah perbedaan yang beragam,” kata Kakanwil.
Terkait peringatan HAB sendiri, diharapkannya semakin memperkuat komitmen ASN Kementerian Agama terhadap peningkatan integritas dan etos kerja sebagai pengayom masyarakat terutama umat beragama.
“Melalui semangat HAB mari kita tingkatkan profesionalitas dan integritas, bergerak menuju Indonesia hebat. Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat,” ucap Syafitri.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru membacakan sambutan Menteri Agama saat menjadi pembina upacara. Ia menyampaikan, kini Kementerian Agama telah berubah, birokrasi semakin lincah dan responsif. “Transformasi digital telah berjalan terlebih dengan hadirnya aplikasi pusaka milik Kementerian Agama,” kata Gubernur.
Untuk diketahui, pada kesempatan ini diberikan penghargaan Satya Lencara Karya Satya kepada 49 ASN Kementerian Agama dengan rincian 48 dari Kemenag Kota Palembang dan 1 orang ASN Kanwil Kemenag Sumsel.
Puncak Acara HAB ke 77 tersebut, selain diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan bersama seluruh pejabat dan jajarannya.
Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Sumatera Selatan dan Kota Palembang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan, sesepuh atau pensiunan Kementerian Agama, Organisasi Keagamaan dan Organisasi Kemasyarakatan, para tokoh agama, dan ASN Kementerian Agama hingga para santri dan siswa madrasah dengan jumlah peserta berkisar 6.061 peserta.#gus