
Palembang, BP- Pertunjukan Dramatic Reading yang berjudul “Malam Jahanam” karya Motinggo Boesje, yang dimainkan oleh Vicky, Hasan, Dollah dan Salwa memukau penonton yang hadir di Guns Coffe and Resto Jumat (23/12) malam.
Vicky ketua Komiter teater Dewan Kesenian Palembang menjelaskan ” Dramatic Reading” termasuk bagian dari seni drama, sama halnya seperti teater.
Tetapi, “Dramatic Reading” dan teater memiliki perbedaan.
“Dramatic reading merupakan pementasan drama sebagaimana pementasan teater, yang mana terdapat unsur-unsur pementasan, seperti artistik, setting panggung, kostum, tata rias, dan musik. Perbedaannya, pementasan dramatic reading dilakukan hanya dengan membaca dialog naskah tanpa melakukan akting seperti dalam pementasan teater,” katanya.
Meskipun begitu, pemain harus mampu menggambarkan atau menghidupkan suasana adegan melalui tekanan ucapan (tekanan dinamik, tekanan tempo, dan tekanan nada) dari lakon yang diperankannya” kata Vicky.
Sedangkan MS Iqbal Rudianto selaku Ketua Dewan Kesenian Palembang (DK)) mengatakan, DKP akan selalu mensuport dan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pelaku seni dan seniman yang ada di kota Palembang, kegiatan dramatic reading malam ini adalah salah satu kegiatan dewan kesenian Palembang, yang dilaksanakan oleh komite teater.
“Ini untuk membangkitkan kembali gairah pengiat teater terutama pegiat teater umum untuk terus berkarya,” ujar MS Iqbal Rudianto.#udi