lham dan Pangeran Sepakat Membumikan NU

387

 

Palembang, BP – Ketua Umum Cakrawala Perjuangan Indonesia (CPI) Kgs. M. Ilham Akbar Nungtjik, SH dan Ketua Generasi Muda Kosgoro (GMK) Palembang Mgs. Pangeran Mochammad Nurfarisi Sutanegara, SH . Keduanya juga menjadi Ketua dan Wakil Ketua di Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama Cabang (LPP-PCNU) Palembang disela-sela acara kegiatan pelantikan lembaga bersamaan musyawarah kerja cabang ke-I PCNU Kota Palembang. Pada hari Rabu (11/30) 2022. Keduanya berkomitmen mengajak seluruh elemen warga Palembang untuk membumikan dan menjaga Nahdlatul Ulama.

Kgs. M. Ilham Akbar saat diwawancarai mengatakan jika dirinya memikul amanah yang besar dari KH.Hendra Zainuddin Al-Qodiri untuk memimpin lembaga pertanian. “Ini Amanah besar, sanad amanah ini bersambung sampai ke Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari. KH. Hendra sudah memberikan amanah kepada saya dan Gus Pangeran serta rekan-rekan di lembaga ini, memang bidang kita hanya pertanian tetapi perlu diingat jika NU didirikan dan dibersarkan oleh para Ulama yang juga biasa bertani sehingga ada nilai filosofi sendiri dari sini yang saya maknai adalah Membukikan NU di Kota Palembang dengan cara merawat dan menjaga nama baik NU,” ungkapnya.

Baca Juga:  Puncak Latihan Taktis YTP 516 Kodam V/Brawijaya Digelar di Puslatpur

Ilham juga menjelaskan jika selama ini selalu ada stigma bahwa NU adalah Jawa tetapi stigma itu menurutnya salah. “Almarhum Kyai Kiagus Muhammas Saleh yang makamnya di Banyuwangi orang Palembang asli adalah salah satu tokoh pendiri NU, ada juga mahaguru Ulama Palembang seperti Almarhum KH. Malik Tajuddin dan Almarhum KH. Zen Syukri mereka adalah NU jadi tidak benar jika anggapan semacam itu di munculkan ke publik karena tidak benar dan ditambah lagi negeri Palembang adalah Ahlus Sunnah Wal Jamaah,” pungkasnya.

Baca Juga:  FSPP Dukung Visi Kereta Api

Lebih lanjut Pangeran M. Nurfarisi juga menjelaskan jika dirinya bergabung dengab NU bukan untuk cari panggung apalagi mencari popularitas melainkan untuk ikut bersama-sama menjaga dan merawat Indonesia. “Saya merasa terpanggil ikut NU seperti kata Gus Ilham karena dia Kiagus dan saya Masagus jika ditelusuri nasab kami merupakan darah Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan itu adalah NU.

Baca Juga:  JM Disebut Layak Dampingi HD Maju sebagai Pasangan Di Pilgub Sumsel

Sehingga kita harus memahami makna pertanian bukan sebatas bercocok tanam di lahan sawah melainkan harus lebih dalam yakni bergerak dibawah bendera NU untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat sebagaimana ajaran para walisongo dahulu dimana mereka membangun ketahanan pangan dan merawat bumi Nusantara.

Ingat lahan semakin menepis ditambah konflik agraria yang berkepanjangan maka tugas kita juga adalah mencarikan solusi secara bersama-sama,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai program kerja apa yang disampaikan keduanya kompak mengatakan “Akan disampaikan di Muskercab dan semoga dapat direalisasikan demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Komentar Anda
Loading...