
Palembang, BP- Adi Saputra (42) buronan kasus penyiraman air keras di Palembang yang buron sejak tahun 2019 silam ditangkap Polsek IT II.
Adi Saputra buronan kasus penyiraman air keras ini ditangkap saat pulang ke Palembang karena kangen anak istri.
Sebelumnya, buronan kasus penyiraman air keras ini nekat menyiram air keras yang mengenai wajah dan badan Robby Firdaus (38) warga Jalan Taqwa Mata Merah Kecamatan Kalidoni Palembang yang membuat kebutaan permanen di mata sebelah kiri korban.
“Saya kesal dia (korban) melempar rombongan kami pakai batu,” ujar tersangka , Selasa (20/9).
Kejadian berawal ketika tersangka bersama rekan-rekannya sedang tampil membawakan rebana hadroh dalam sebuah acara yang digelar di Jalan Dr M Isa Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur III Palembang, Sabtu (28/9/2019) silam.
Namun entah apa penyebabnya, di tengah permainan musik berlangsung tiba-tiba korban melemparkan batu ke arah tersangka dan rekan-rekannya.
Batu itu bahkan juga mengenai salah seorang rekan tersangka hingga membuatnya emosi tak karuan.
Tersangka lalu pulang ke rumahnya yang memang berada tak jauh dari lokasi kejadian, kemudian mengambil air keras yang selanjutnya dia siramkan ke tubuh korban
“Saya memang simpan air keras di rumah. Biasanya saya pakai buat bersihkan barang-barang berkarat atau yang lain,”katanya.
Setelah aksi itu, tersangka melarikan diri ke Jakarta untuk menghindari kejaran petugas sebab tahu korban dan keluarganya membuat laporan polisi.
Selama berada di pelarian, tersangka bekerja serabutan yang terkadang jadi buruh bangunan.
Hingga akhirnya di tahun 2022 ini tersangka memutuskan untuk pulang sebab tidak sanggup lagi menahan rindu pada istri dan lima anaknya.
Keberadaan tersangka selanjutnya diketahui petugas yang kemudian melakukan penangkapan.
Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Kompol Fadilah Ermi mengungkapkan, motif korban melempar batu ke arah rombongan tersangka yang sedang bermain rebana hadroh.
“Menurut korban, penampilan itu tidak bagus sehingga nekat melempar batu ke arah rombongan tersangka,” katanya.#osk