
PALEMBANG, BP- Gelanggang Politik bukan hal baru bagi Aman Astra Ramli yang saat ini juga dikenal sebagai pengusaha. Mantan Ketua KNPI Sumsel (1994-1997) ini juga pernah duduk sebagai anggota DPR RI mewakili Golkar dapil Sumsel di masa akhir orde baru.
“Saya merasa sudah saatnya untuk kembali terjun ke politik. Maka itu, melalui Partai Demokrat saya akan memberikan pengabdian terbaik,” ujarnya kepada Berita Pagi, Rabu (14/9).
Sebagaimana diketahui, Aman –panggilan akrabnya merupakan putra dari Letjen (Purn) Ramli Hasan Basri yang merupakan Gubernur Sumsel 1988-1998. Sehingga banyak yang yang memprediksi kembalinya Aman dalam kancah politik akan memberikan warna tersendiri.
Ditambahkan, dirinya selama ini menggeluti dunia bisnis baik di Palembang maupun di Jakarta. Owner Radio Momea saat ini juga tengah mengembangkan pasar wisata Cengho yang terletak di kawasan Jakabaring. Pihaknya juga tengah merampungkan Kopi Darat yang berkonsep taman di bundaran Jakabaring Sport Centre.
“Politik itu panggilan hati, karena melalui politik kita bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat. Kalau ditanya mau jadi apa? Yang pasti di depan mata sekarang ini setiap parpol tengah menyeleksi kader nya untuk duduk di legislatif. Maka itu saya mengikuti proses ini, dan mudah-mudahan nanti terpilih untuk berkantor di Senayan yah,” ujar Aman ramah.
Dirinya mengakui selama ini terus membangun konstituen, sehingga pada saatnya nanti akan mengantarkan dirinya menjadi anggota DPR RI. Saat ditanya bagaimana kalau dicalonkan menjadi kepala daerah. Aman menjawab, nantinya tergantung penilaian dan keputusan partai namun dirinya tidak ingin bermimpi yang berlebihan.
“Sebagai kader, saya mengikuti arahan partai. Namun pastinya partai Demokrat ini memiliki banyak kader potensial, sehingga biar saya fokus mencalonkan diri sebagai legislator dulu,” tuturnya.
Saat ini, Aman tengah gencar bersosialisasi melalui Program Palembang Cerdas yang menyediakan wifi gratis dan perpustakaan keliling bagi anak-anak. Menurutnya, walau Palembang sudah dikatagorikan kota metropolitan namun di sebagian tempat masih diperlukan gerakan nyata guna mencerdaskan anak-anak usia sekolah.
“Internet sekarang ini menjadi sebuah kebutuhan, termasuk dalam membantu belajar anak. Maka itu tim kita mobile setiap harinya mengunjungi masyarakat menyediakan wifi gratis serta membantu anak-anak menyelesaikan tugas sekolah mereka,” ujarnya.
Program ini menurutnya akan dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, setelah itu dievaluasi untuk melihatkan apakah efektif atau tidak dalam turut memberikan semangat belajar anak. Bisa juga dimodifikasi dengan kegiatan lainnya. #muk