93 Orang Bacakades Ikuti Tes di Baliteks Unsri, Bupati Panca Pastikan Obyektif

86
Bupati OI Panca Wijaya Akbar meninjau langsung seleksi bacakades di Balitek FISIP Unsri di Palembang.

Palembang, BP–Sebanyak 93 orang bakal calon kades (bacakades) mengikuti tes pengetahuan Pancasila dan UUD 1945, pemerintahan, pengetahuan umum dan pengetahuan lokal di Baliteks Unsri, Sabtu (30/7/2022).

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar memastikan seleksi bakal calon kepala desa (bacakades) berlangsung transparan, obyektif, dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

Panca Wijaya Akbar saat meninjau langsung seleksi bacakades yang dilaksanakan di Balitek FISIP Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang mengatakan Pemkab OI menggandeng Balitek Unsri untuk menyeleksi bacakades.

Baca Juga:  Cegah Terulang Kasus Bupati OI Nyabu, BNN Ditantang Tes Urine Paslon

“Saya pastikan seleksi ini transparan, objektif dan akuntabel. Jadi para bacakades harus serius mengikuti seleksi ini,” ujar Panca, Minggu (30/7/2022).

Panca menjelaskan, bacakades yang mengikuti seleksi tersebut berasal dari desa yang memiliki lebih dari lima calon kepala desa.

“Ada 93 bacakades yang ikut seleksi dan ini syarat yang ditetapkan bagi desa yang memiliki lima bacakades, sebelum ditetapkan sebagai calon kades,” jelasnya.

Putra Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya ini juga berpesan, para bacakades yang tak lolos agar tak berkecil hati.

Baca Juga:  Wabup Ogan Ilir H Ardhani Berbagi Kasih Dengan 76 Orang Jompo

Dan bagi yang lolos seleksi, harus mempersiapkan diri untuk tahapan selanjutnya.

“Baik yang lolos atau tidak lolos tetap menjaga kondusifitas desanya masing-masing. Dan bersama-sama menyukseskan Pilkades serentak di Ogan Ilir,” pesan Panca.

Kepala Balitek Unsri, Prof. Dr. Alfitri menerangkan, penilaian peserta menggabungkan dua komposisi penilaian.

Yakni portofolio terdiri dari beberapa unsur yakni tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan ditambah hasil tes hari ini sebanyak 100 soal.

Baca Juga:  Liga Champions: PSG Menang Tipis 1-0 Dari Madrid

“Penggabungan kedua kelompok akan menghasilkan total nilai yang akan diperingkatkan. Kades yang memiliki nilai terendah, tentu akan tereliminasi,” jelasnya.

Dilanjutkan Alfitri, ada empat materi soal meliputi pengetahuan Pancasila dan UUD 1945, pemerintahan, pengetahuan umum dan pengetahuan lokal.

“Materi soal disusun oleh tim yang sangat pengalaman dan disesuaikan oleh para peserta. Sebarannya ada 60 soal mudah, 25 soal sedang dan ada 15 soal sulit,” jelasnya.#hen

Komentar Anda
Loading...