Heri Amalindo Berhasil Pertahankan Desertasi Doktoralnya

113
Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali)  Ir H Heri Amalindo,MM yang berhasil l mempertahankan desertasi doktoralnya berjudul Penilaian Infrastruktur Jaringan Jalan Wilayah Berdasarkan Konsep Aksesibilitas untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi di Kabupaten PALI di  dihadapan dua penguji dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Prof Dr Ir Hj Mahmood Md Tahir dan Prof Dr Shek Poi Ngian dan penguji internal, Dr Eddy Kadarsa,ST,MT. (BP/IST)

Palembang, BP- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) , H Heri Amalindo berhasil mempertahankan desertasi doktoralnya berjudul Penilaian Infrastruktur Jaringan Jalan Wilayah Berdasarkan Konsep Aksesibilitas untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Pali dihadapan tim penguji. Yang terdiri dari dua penguji dari Universiti Tekhnologi Malaysia (UTM) Prof Dr Ir Hj Mahmood Md Tahir dan Prof Dr Shek Poi Ngian, serta penguji internal Dr Eddy Kadarsa,ST,MT.

Dengan Promotor Prof Dr Ir H Anis Saggaff,MSCE,IPU,ASEAN.Eng serta Prof Dr Ir H Joni Arliansyah,MT selaku co-promotor.

Heri lulus disertasi pada Program Studi Ilmy Doktor FT Unsri jurusan Teknik Sipil.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel

“Meski disertasi ini khusus untuk lingkup ruas jalan di Kabupaten PALI, namun diharapkan ini juga agar akses yang kami buka ini bisa juga ke beberapa daerah tetangga. Seperti ke Banyuasin, Musi Banyuasin, Prabumulih, Musi Rawas dan lainnya,” kata Heri usai menyelesaikan sidang disertasi doktornya yang berlangsung di aula lantai dua gedung FT Universitas Sriwijaya (Unsri) Kampus Bukit Besar, Jumat (29/7).

Disampaikan oleh mantan Kadis PU Bina Marga Sumsel ini, dari hasil disertasi tadi dirinya  berkeyakinan ini akan dapat diterapkan di semua wilayah di Sumsel.

Baca Juga:  UKB Laporkan Balik  2 Mantan Dosen ke Polda Sumsel

“Artinya, kalau kita ingin mengembangkan ruas-ruas jalan yang ada. Tapi, khusus di Kabupaten PALI sesuai dengan lokasi disertasi saya saat ini setidaknya aksesibilitas jalannya sudah di angka sekitar 85 persen,” kata  suami dari Ir Hj Sri Kustina Heri.

Dengan telah diraihnya predikat doktor yang diakui Heri didapatkan dengan penuh perjuangan. Hampir selama lima tahun akibat kesibukannya sebagai kepa deerah serta karena pandemi Covid-19 kurun dua tahun terakhir, Heri berharap ini bisa menjadi motivasi. Khususnya, bagi segenap jajaran pejabat dan pegawai di Bumi Serepat Serasan.

Baca Juga:  KNCI Sumsel Desak Menkominfo Dicopot

Dekan FT Unsri, Prof Dr Ir H Joni Arliansyah,MT menyebut disertasi Heri ini diharapkan bisa menjadi semacam role model bagi upaya peningkatan aksesibilitas jalan baik di Sumsel bahkan nasional. Terlebih, dengan dua penguji yang berasal dari UTM yang kini duduk di peringkat 139 dunia yang turut menguji disertasi promovendous Heri Amalindo ini.

Dalam sidang promosi doktor yang berlangsung selama lebih kurang dua jam lamanya ini, Heri nampak tenang menjelaskan dan memaparkan disertasinya, termasuk dalam menjawab pertanyaan dari tim penguji.#osk

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...