Budaya Melayu Masuk Kurikulum Lokal
Palembang, BP
Walikota Palembang Harnojoyo, memastikan kalau Pemerintah Kota (Pemko) Palembang, akan memasukkan mata pelajaran budaya melayu dalam muatan lokal sekolah di Kota Palembang.
“Budaya melayu berkembang pertama kali di kota Palembang, karena itu dikaji pakar dari luar negeri,” kata Harnojoyo saat membuka Seminar Internasional Budaya Melayu, Senin (8/6).
Asisten II Pemko Palembang Hardayani menilai, sebelumnya sempat ada wacana memasukkan budaya melayu dalam muatan lokal di kota Palembang, namun hilang begitu saja. Namun dia setuju budaya melayu masuk dalam kurikulum lokal.
“Nanti akan kita timbulkan lagi. Saya senang ada seminar ini, sepertinya kita lupa atau terlena dengan budaya melayu. Dengan adanya seminar ini kita bangkitkan lagi sebagai jati diti kita sebagai bangsa melayu,” katanya.
Pengamat Sejarah Palembang, Abdul Aziz Kamis mengaku, banyak tulisan yang ada memastikan Raja Sriwijaya Parameswara itu ada di Palembang. Menurutnya Kerajaan Sriwijaya adalah Kerajaan Budha yang berbahasa melayu.
“Kita dorong Unsri dan universitas lain yang memiliki Fakultas Budaya, untuk melakukan kajian sejarah atau arkeolog. Kalau mengandalkan orang lain mereka tidak memahami kultur masyarakat setempat, makanya kita dorong,” katanya.
Dia berharap, Pemko Palembang serius melakukan kajian Sriwijaya dan jangan sekadar seremonial saja. Menurut dia, sejarah melayu dan Sriwijaya harus menjadi kurikulum lokal di Palembang.
#adk